MAKASSAR,UJUNGJARI.COM–Kendati jadwal pendafataran calon Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) belum dibuka, sejumlah figur yang disebut-sebut bakal maju bertarung sudah ramai dibincangkan.
Rivalitas intrafakultas pun bakal mewarnai suksesi Rektor UNM periode 2026-2030 ini. Itu terjadi jika Prof Dr Suwardi Annas dan Prof Dr Eko Hadi Sujiono resmi mendaftar sebagai bakal calon rektor. Alasannya, kedua guru besar ini berasal dari fakultas yang sama yakni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prof Suwardi merupakan guru besar Matematika yang saat ini menjabat sebagai Dekan FMIPA UNM. Sedangkan Prof Eko merupakan guru besar Fisika yang pernah menjabat Direktur Program Profesi Guru (PPG) dan Wakil Rektor bidang Kerja Sama UNM Makassar.
Menariknya kedua profesor asal FMIPA itu merupakan alumni luar negeri. Prof Suwardi merupakan alumni doktor statistik dari Osaka University, Jepang. Sedangkan Prof Eko merupakan alumni Applied physics atau Fisika Terapan dari University of Twente Netherlands, Belanda.
Keduanya sudah memantapkan diri dan melakukan persiapan untuk mendaftarkan diri sebagai calon rektor UNM. “Insya Allah saya siap maju dinda,” kata Prof Eko saat menghadiri peringatan dies natalis UNM Makassar, Sabtu (1/8/2026) lalu.
Kesiapan serupa juga disampaikan Prof Suwardi Anas. Dekan FMIPA UNM itu mengatakan segala persiapan terutama urusan dokumen administrasi sudah disiapkan.
“Nanti setelah mendaftarkan diri baru kami konferensi pers,” katanya kepada ujungjari.com beberapa hari lalu.
Tujuh Kandidat Siap Maju
Hingga kini sudah ada tujuh kandidat yang bakal maju dalam pemilihan Rektor UNM Makassar periode 2026-2030. Selain dua guru besar FMIPA itu, kandidat lainnya adalah Prof Dr Andi Aslinda (WR I UNM), Dr Arifin Manggau (WR III UNM), dan mantan Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNM, Prof Dr Hasmyati, M.Kes.
Kandidat lainnya adalah guru besar Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), Prof Dr Sukardi Weda yang tahun lalu maju sebagai calon Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel, Prof Dr Muhammad Jufri. Jufri merupakan guru besar UNM yang kini mengabdi sebagai pejabat di pemprov Sulsel.
Panitia pemilihan rektor yang diketuai Prof Dr Andi Muhammad Idkan hingga kini belum menetapkan jadwal dan tahapan pemilihan Rektor UNM. Beberapa hari lalu Direktur Program Pascasarjana UNM itu menyampaikan tahapan pemilihan akan ditetapkan usai perayaan dies natalis UNM. (rud)

