LUWU TIMUR — Suasana sejuk di tepi Sungai Malili, Dusun Mallusetasi, Desa Balantang, menjadi latar hangat digelarnya Reses Masa Sidang III Tahun 2026 oleh Anggota DPRD Luwu Timur, Bangkit Revormansyah Pratama, Jumat (14/8/2026). Ratusan warga memadati kursi yang disiapkan untuk menyampaikan berbagai keluhan dan harapan langsung kepada wakil mereka.
Berbagai isu krusial mencuat dalam tatap muka tersebut. Warga menyoroti sulitnya mendapat pekerjaan, kebutuhan program bedah rumah, penambahan bus sekolah, hingga penguatan UMKM perempuan. Selain itu, masalah perlindungan permukiman lewat perbaikan tanggul sungai, kelangkaan LPG 3 kg, serta kendala pasokan BBM bagi nelayan turut menjadi perhatian utama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya berharap aspirasi bapak dan ibu sekalian bisa saya perjuangkan secara maksimal di DPRD Luwu Timur,” kata legislator muda dari Partai Golkar tersebut.
Salah satu persoalan mendesak datang dari Alo, warga setempat yang mengaku telah beberapa bulan menganggur. Ia mengkritik proses rekrutmen tenaga kerja di beberapa perusahaan yang dinilai kurang transparan. “Saya berharap ada solusi nyata dari pemerintah dan dewan terkait masalah ketenagakerjaan ini,” pintanya.
Menanggapi hal itu, Bangkit menegaskan bahwa Komisi III DPRD Luwu Timur akan segera memanggil pihak terkait dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP). Langkah ini diambil guna menindaklanjuti dugaan adanya perusahaan yang merekrut karyawan tanpa melapor ke dinas terkait.
Sikap tegas juga disampaikan Kabid Tenaga Kerja Disnakertrans Luwu Timur, Hariyadi. Ia memastikan akan berkoordinasi dengan DPRD dan siap mengambil tindakan hukum. “Perusahaan mana pun yang menyalahi prosedur rekrutmen akan kami tindak tegas selama ada laporan resmi yang masuk,” tegas Hariyadi.

