GOWA, UJUNGJARI.COM — Fenomena baru terlihat saat pelaksanaan upacara HUT RI ke-81 di Kabupaten Gowa. Kali pertama terjadi di Gowa pada pelaksanaan peringatan detik-detik Proklamasi dimana Bupati Gowa Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin duduk terpisah.
Fenomena tahun ini berbeda dengan setiap momen besar di Kabupaten Gowa dimana kursi untuk pimpinan yakni bupati dan wabup selalu berdampingi dan disampingnya berjejer Forkopimda dan tamu-tamu daerah lainnya. Namun momen tahun ini tidak lagi demikian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kursi untuk Bupati Gowa berdampingan dengan Ketua DPRD Gowa sementara kursi untuk Wabup Gowa berdampingan dengan Kapolresta dan Dandim 1409 Gowa. Tengah-tengah dua blok kursi itu dipisahkan meja yang diatasnya diletakkan vas bunga anggrek warna putih yang indah.
Selain itu, fenomena lain adalah sederetan kursi tamu bagian depan (sejajar dengan kursi Bupati Gowa) dalam kondisi kosong hingga upacara selesai. Begitupun di tenda tamu pada sayap kanan dan kiri dari tenda utama, banyak yang kosong. Termasuk kursi-kursi di atas panggung tenda utama atau tenda VVIP.

Meski demikian, pelaksanaan upacara berlangsung aman dan tertib. Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) pun menjalankan tugasnya dengan baik, mulai dari awal menjemput bendera duplikat merah putih di atas tribun utama hingga mengibarkan tanpa kendala dan Paskibraka berjumlah 70 orang itu kembali ke tempatnya di sayap kiri lapangan upacara.
Fenomena baru lainnya adalah saat mobil Alphard hitam yang ditumpangi Bupati Gowa tiba di lapangan dikawal pasukan berkuda demikian juga ketika mobil Alphard bupati meninggalkan lapangan upacara pulang ke rumah jabatan juga dikawal pasukan berkuda berbusana adat tubarani.
Sebelum meninggalkan lapangan upacara, Bupati Gowa Husniah Talenrang mengapresiasi tinggi kekompakan Paskibraka sehingga mampu menjalankan tugas dengan baik.
“Alhamdulillah, seluruh Paskibraka berhasil menunaikan tugasnya, menaikkan bendera dengan bagus. Mereka telah berlatih sekitar satu bulan dan kita lihat tidak ada kendala satupun,” kata Husniah.
Orang nomor satu di Gowa itu mengaku keberhasilan tersebut merupakan hasil dari latihan dan persiapan yang dilakukan secara sungguh-sungguh oleh para anggota Paskibraka bersama seluruh pihak yang terlibat.
Bupati Gowa pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mempererat silaturahmi. Menurutnya semangat kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui upacara tapi juga diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Saya selalu berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga momen kemerdekaan ini dengan menjalin silaturahmi satu dengan lainnya. Hindari segala sesuatu yang menyebabkan kita terpecah belah, karena ini adalah momen bersama dalam kemerdekaan,” imbuhnya. –

