GOWA, UJUNGJARI.COM — Menjadi perusahaan yang mampu mendulang kesejahteraan bagi karyawannya secara baik, tentu bukan hal mudah. Butuh proses dan didukung penuh kapasitas dan kompetensi karyawan.
Kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) karyawan akan menunjang peningkatan perusahaan yang komprehensif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Guna meningkatkan kompetensi SDM dan memperkuat kualitas pelayanan, Perumda Air Minum Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa intens membekali para karyawan/karyawatinya dengan pengetahuan yang komplit.
Salah satu yang intens dilakukan Perumda Air Minum Tirta Jeneberang ini adalah pembekalan terkait International Organization for Standardization (ISO) dan pelatihan dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Menurut Kabag Personalia Ilham Raga selaku ketua panitia pelaksana, pembekalan ini dihelat Perumda Air Minum Tirta Jeneberang selama tiga hari pada 18-20 Agustus 2026 kemarin di Grand Maleo Makassar dibuka dan ditutup oleh jajaran Direksi Perumda Air Minum Tirta Jeneberang.

Sebanyak 40 karyawan karyawati Perumda Air Minum Tirta Jeneberang dari berbagai unit kerja dan IKK (Instalasi Kota Kecamatan) menjalani masa pembekalan terkait K3 dan ISO tersebut. Dari dua hal urgen ini, para karyawan karyawati mendapatkan materi tentang Sistem Manajemen K3 (SMK3) sesuai PP No 50 Tahun 2012 serta standar manajemen ISO yang penting diketahui seluruh karyawan BUMD milik Pemkab Gowa ini.
Saat membuka kegiatan itu, Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Jeneberang Irianto Razak menekankan agar seluruh staf memahami pentingnya budaya K3 dan efisiensi berbasis ISO.
Dikatakan Irianto yang juga menjabat Direktur Teknik ini menjelaskan bahwa program peningkatan kapasitas SDM ini merupakan agenda rutin perusahaan untuk memastikan seluruh staf memahami K3 dan apa pentingnya ISO tersebut. Tujuan utamanya tambah Irianto adalah menambah pengetahuan serta wawasan para karyawan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“Untuk outputnya, tentu kita harapkan peningkatan produktivitas kerja dan pendapatan perusahaan, yang berujung pada pelayanan yang makin optimal bagi pelanggan,” kata Irianto.
Irianto pun menekankan, pelatihan ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan agar seluruh persyaratan standar keselamatan kerja nasional dan manajemen mutu internasional dapat terpenuhi dan dipahami oleh karyawan karyawati.
Pada kegiatan yang diisi teori serta praktek ini menghadirkan narasumber ahli dari PT Traya Tirya Makassar yakni Aswar selaku Sekretaris P2K3 PT Traya Tirta Makassar. Kepada peserta, Anwar memberikan gambaran terkait strategi pengendalian risiko kerja serta penerapan K3 serta standarisasi ISO tersebut.
Pada hari ketiga pelatihan sekaligus training closing, Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Jeneberang Khaerul Aco menjelaskan bahwa manajemen perusahaan yang dulu bernama PDAM ini sangat optimis mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman, menekan risiko kecelakaan kerja, serta menghadirkan tata kelola perusahaan yang makin profesional dan akuntabel.
“Jika karyawan berada pada lingkungan kerja yang aman, tentu akan bekerja dengan nyaman. Dengan demikian akan terhindar dari risiko kecelakaan kerja. Selain itu, tentu akan menciptakan tata kelola perusahaan yang profesional serta akuntabel. Dan semua itu akan bermuara pada kelaikan perusahaan yang kuat dan sehat, ” jelas Khaerul dihadapan peserta dan jajaran manajemen yakni Sekretaris Perusahaan Abdul Malik, para kepala bagian dan unit kerja. –

