MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Prof Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam mempercepat penerapan manajemen talenta bagi aparatur sipil negara (ASN).
Apresiasi tersebut disampaikan Prof Zudan saat membuka Ekspose Manajemen Talenta Tahap II Instansi Pemerintah Daerah Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Kota Makassar, belum lama ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan itu dihadiri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar Nanang Subandi, para kepala daerah se-Sulsel, sekretaris daerah, serta kepala BKD dan BKPSDM kabupaten/kota se-Sulsel.
Dalam kesempatan tersebut, Prof Zudan mendorong pemerintah daerah dari provinsi lain yang belum menerapkan manajemen talenta agar belajar dari Sulsel.
“Saya ingin penerapan manajemen talenta bisa belajar ke Sulsel. Provinsi yang belum menerapkan, silakan datang ke Sulsel,” ujar Prof Zudan.
Menurutnya, salah satu faktor yang membuat Sulsel bergerak cepat dalam penerapan manajemen talenta adalah kuatnya komitmen pimpinan daerah.
Ia menyebut Sulsel sebagai salah satu wilayah di luar Pulau Jawa yang telah 100 persen melaksanakan manajemen talenta di lingkungan pemerintahan daerah.
Capaian tersebut, kata Zudan, tidak hanya diukur dari sisi kuantitatif, tetapi juga melalui implementasi nyata dalam pengelolaan dan penempatan aparatur.
“Kalau ada yang bertanya kenapa Sulsel cepat dalam manajemen talenta? Ya karena Gubernurnya Bapak Andi Sudirman Sulaiman,” ungkap Zudan.
Penerapan manajemen talenta sendiri dinilai penting untuk memastikan pengelolaan ASN dilakukan secara lebih objektif dan berbasis kompetensi.
Dengan sistem tersebut, potensi dan kinerja aparatur dapat dipetakan sehingga penempatan maupun pengembangan karier ASN dapat dilakukan secara lebih tepat.
Komitmen Sulsel tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lainnya dalam membangun sistem manajemen ASN yang lebih profesional, terukur, dan berbasis talenta. (rhm)

