MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Sejumlah atlet bulutangkis Kota Makassar yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 di Wajo terus mematangkan kemampuan dengan mengikuti berbagai kejuaraan.
Lima atlet persiapan Porprov Makassar ambil bagian dalam ajang Sirkuit Nasional C Bayan Open 2026 yang berlangsung di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, 24-29 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kelima atlet tersebut yakni Nur Salsa Nabila, Catrine Novatrianty, Shabrina Lutfiyyah, Nabila Syaroh, dan Aisya Sahra Hastari.
Dari kejuaraan tersebut, atlet Makassar berhasil mencatatkan prestasi. Catrine Novatrianty sukses keluar sebagai juara ganda remaja.
Sementara itu, Nur Salsa Nabila berhasil melangkah hingga babak perempat final (quarter final) pada nomor ganda dewasa putri. Sedangkan Shabrina Lutfiyyah juga menunjukkan performa positif dengan tampil di nomor tunggal taruna.
Manajer tim bulutangkis Makassar, Iksawan, mengatakan capaian para atlet tersebut patut disyukuri sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi tim menjelang Porprov XVIII Sulsel di Wajo.
“Apa yang diraih anak-anak Porprov selalu kami syukuri, Alhamdulillah. Hasil ini juga menjadi bahan evaluasi menghadapi Porprov di Wajo,” ujar Iksawan.
Menurutnya, keikutsertaan atlet dalam kejuaraan tingkat nasional seperti Bayan Open menjadi bagian dari proses pematangan mental dan kemampuan bertanding.
Para atlet diharapkan semakin siap menghadapi persaingan di Porprov mendatang.
“Target tim PBSI Kota Makassar tentunya sudah dipersiapkan. Setiap pertandingan yang diikuti atlet menjadi pengalaman penting untuk melihat sejauh mana kesiapan mereka,” jelasnya.
Iksawan menambahkan, tim akan terus melakukan evaluasi terhadap hasil yang diraih para atlet, baik dari sisi teknik, fisik maupun mental bertanding.
Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan performa saat tampil membela Makassar di Porprov 2026.
“Yang terpenting anak-anak terus berkembang dan mampu memberikan penampilan terbaik saat Porprov nanti,” pungkasnya. (Rls)

