MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Program iuran sampah gratis di Kota Makassar terus dibenahi agar pelaksanaannya tepat sasaran. Di Kecamatan Ujung Pandang, pemerintah bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar melakukan sosialisasi sekaligus pemutakhiran data retribusi pelayanan kebersihan sebagai bagian dari evaluasi program tersebut.

Kegiatan sosialisasi dan pemutakhiran data Program Iuran Sampah Gratis Tahun Anggaran 2026 itu dibuka langsung Camat Ujung Pandang Nanin Sudiar. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memastikan data penerima manfaat maupun objek retribusi persampahan di wilayah Kecamatan Ujung Pandang sesuai dengan kondisi terbaru di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, DLH Kota Makassar memaparkan perkembangan pelaksanaan program sekaligus melakukan verifikasi dan validasi data. Proses tersebut penting untuk memastikan masyarakat yang berhak mendapatkan fasilitas iuran sampah gratis benar-benar terdata secara akurat.

Selain memeriksa data penerima manfaat, petugas juga mengidentifikasi berbagai kendala yang ditemui selama pelaksanaan program di lapangan. Data objek retribusi persampahan turut diperbarui, mencakup kategori rumah tangga, bisnis hingga industri.

Camat Ujung Pandang Nanin Sudiar mengatakan, pemutakhiran data menjadi bagian penting dalam memastikan program pelayanan kebersihan dapat berjalan sesuai sasaran.

“Data harus terus diperbarui dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Dengan data yang valid, kita bisa memastikan pelayanan kebersihan berjalan dengan baik dan program yang diberikan pemerintah benar-benar tepat sasaran,” ujar Nanin, Jumat (11/09/2026).

Menurutnya, program iuran sampah gratis merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kebersihan. Namun, pelaksanaannya membutuhkan dukungan data yang akurat agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Karena itu, koordinasi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, DLH dan masyarakat dinilai penting. Data yang telah diverifikasi diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan penerima manfaat sekaligus memperbarui objek retribusi persampahan yang ada di wilayah Kecamatan Ujung Pandang.

Nanin juga mendorong seluruh pihak terkait untuk aktif memberikan informasi apabila terdapat perubahan kondisi di lapangan, baik terkait data rumah tangga maupun objek usaha dan industri.

“Intinya bagaimana program ini bisa berjalan tertib, transparan dan sesuai kondisi sebenarnya. Kita berharap masyarakat juga ikut memberikan informasi yang benar sehingga data yang kita miliki semakin akurat,” katanya.

Melalui kegiatan sosialisasi dan pemutakhiran tersebut, pemerintah berharap pelaksanaan Program Iuran Sampah Gratis 2026 dapat terus diperbaiki. Selain memastikan ketepatan penerima manfaat, langkah ini juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kebersihan di Kota Makassar.

Dengan data yang valid dan koordinasi yang kuat, program pelayanan persampahan diharapkan mampu memberikan manfaat secara optimal sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang semakin bersih dan nyaman bagi masyarakat. (rhm)