GOWA, UJUNGJARI.COM — Pasca dilantik menjadi salah satu pejabat di bidang humas di Mabes Polri, rencananya AKBP Shinto Silitonga bersama istrinya Oni Shinto akan meninggalkan Gowa pada 11 Nopember 2019 mendatang.
Sekaitan dengan rencana meninggalkan Kabupaten Gowa setelah sekira dua tahun menjabat sebagai Kapolres Gowa, Shinti dan Oni pun menggelar silaturahmi dengan keluarga besar Polres Gowa, Rabu (6/11/2019) siang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bertempat di aula Endra Darmalaksana Polres Gowa, puluhan perwakilan purnawirawan Polri di Gowa, anggota Warakawuri Polri serta Keluarga Besar Putra Putri Polisi (KBPPP) di Gowa dihadirkan. Dalam kesempatan itu selain menyerahkan bingkisan kepada purnawirawan dan warakawuri, Kapolres Gowa Shinto Silitonga juga pamit meninggalkan Gowa menuju tempat tugasnya yang baru di Jakarta.
” Terimakasih atas kedatangan bapak dan ibu sekalian, semoga kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi kita bersama walaupun saya nantinya sudah berada di tempat tugas yang baru,” kata Shinto didampingi istrinya yang masih menjabat sebagai Ketua Bhayangkari Cabang Gowa ini.
Dikatakan Shinto, saat masuk ke Gowa membuat awalan yang baik maka dia pun meninggalkan Gowa yang menutup kenangan terbaiknya.
” Perkenankan saya pribadi dan keluarga mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada bapak ibu sekalian, dalam memberikan doa, bimbingan dan nasehat, maka proses pembelajaran saya di Kabupaten Gowa ini mendapat nilai yang sangat berharga bagi saya,” ucap Shinto.
Bermacam hal telah dilalui, berbagai perubahan di Polres Gowa juga tercipta, baik secara fisik maupun perubahan etos kerja dalam masa jabatannya sebagai Kapolres Gowa kurang lebih dua tahun ini.
” Kami hanya menitip pesan dan minta tolong kepada bapak dan ibu sekalian supaya kondisi yang telah ada bisa berlangsung seterusnya,” kata Shinto.
Shinto juga menuturkan permohonan maaf, jika selama pelaksanaan tugas di Kabupaten Gowa ada yang kurang berkenan mulai dari caranya memimpin hingga kepada bahasa dan lisannya setiap hari.
” Karena kami bukan manusia yang sempurna, dan cukup tempramen juga dalam membawa perubahan di Polres Gowa ini, maka jika ada yang tersinggung jangan disimpan di dalam hati semua yang saya lakukan adalah untuk terciptanya Polri dan Polres Gowa yang berwibawa di mata masyarakat,” tutup Shinto. (sar)

