GOWA, UJUNGJARI.COM — 16 tahun terpisah, kini si kembar Nadya Tri Elvira dan Nabila Azzahra bertemu wajah melalui medsos. Meski demikian kebahagian kedua gadis usia 16 tahun dan masih duduk di bangku kelas 2 SMA ini tak terbilang.

Awalnya kedua gadis terpisah jarak ini masih meraba-raba benarkah mereka berdua kembar tiga? Dengan mengetahui bahwa keduanya lahir di tanggal 13 Maret 2003 dan memiliki kemiripan wajah 100 persen membuat kedua gadis ini makin yakin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah berhasil berkomunikasi melalui direct massenger (DM IG) Nadya dan Nabila makin yakin apalagi keduanya saling berdiskusi dengan orangtua angkat masing-masing.

Nabila, kembaran Nadya yang menetap di Makassar tepatnya di Kota Sungguminasa, Kabupaten Gowa dan bersekolah di SMA PGRI Gowa ini mencari tahu melalui orangtua angkatnya, apakah benar dirinya punya kembaran.

Pertanyaan Nabila ini juga sesuai harapan dan keyakinan dirinya bahwa dia punya saudara. Namun keyakinan itu baru terjawab setelah ada gadis sebayanya berasal dari Depok mengatakan kayaknya mereka berdua kembar setelah melihat wajah keduanya sangat mirip dan tangal lahirnya pun sama.

Ternyata setelah keduanya melakukan video call dan saling usut, Nadya juga mengaku pernah mimpi ketemu saudara kembarnya. 

Belasan tahun terpisah bahkan sudah mencapai 16 tahun, akhirnya dua gadis remaja menjadi sangat bahagia bisa bertemu lewat medsos.

Dan ternyata gadis yang ditemani chatingan dan video call (vical) adalah saudara kembarnya. Nabila merasa yakin jika Nadya memang saudara kembarnya. 

Selasa (14/1/2020) keduanya pun telah difasilitasi bicara langsung (teleconperence) oleh salah satu televisi swasta. Dalam perbincangan kedua gadis kembar ini, mereka ingin segera dapat bertemu fisik untuk bikin vlog bersama nyambi mencari jejak saudara kembarnya yang satu lagi.

” Iya sebab kami belum tau dimana rimbanya kembaran kami yang ketiga. Sampai saat ini juga kami berdua tidak tau dimana rimba ibu kandung kami. Kalo saya sih pernah bertemu ibu kandung saya kata ibu dan ayah saya (orangtua angkat Nabila), tapi itu hanya sampai pada usia saya yang ke tiga tahun. Setelah itu lost contact sampai sekarang. Jadi mungkin setelah saya dan Nadya bertemu langsung kami bisa bikin video atau vlog sendiri untuk mencari tau saudara kami yang satu lagi dan juga ibu kandung kami,” tutur Nabila yang kini dibesarkan penuh kasih sayang oleh kedua orangtua angkatnya  yakni Ramli dan Johrah karena Nabila memang anak mereka semata wayang kini.

Ditanya bagaimana sikap orangtua angkat Nabila setelah tahu bahwa Nabila kini tahu memiliki saudara kembar bahkan sudah berkomunikasi secara langsung lewat medsos, Nabila mengatakan awalnya kedua orangtuanya cemas jika Nabila tahu semua maka akan pergi meninggalkan keduanya.

Namun jawaban Nabila ternyata membuat kedua orangtua angkatnya jadi lega dan bersyukur sebab menururmt Nabila meski pun dia sudah ketemu saudaranya bahkan ibu kandungnya sekalipun maka dia akan tetap menjadi anak yang berbakti kepada Ramli dan Johrah yang telah merawat dirinya penuh kasih sejak kecil hingga saat ini.

Nabila berkisah, awalnya bermula dari twitter. Saat itu, melalui akun twitter saudara kembarnya, Nadya @jonasociety, saudara kembarnya itu bercerita mengenai dirinya yang mirip dengan sosok bernama Nabila.

Nadya yang diketahui kini bermukim di Depok itu juga lalu mengirimkan direct message (DM) melalui akun instagramnya.

” Waktu awal DM saya di instagram tidak saya balas. Tapi setelah saya balas chatnya akhirnya kami vicall (video call),” ungkap Nabila.

Nabila ngaku kaget bercampur bahagia berbicara dengan gadis sebaya yang serupa dengan dirinya.

Dia sebelumnya tak menyangka akan bertemu dengan kembarnya yang identik. “Perasaannya campur-campur. Kaget lihat ada orang mirip sekali. Kayak bercermin saja. Dan ternyata Nadya adalah saudara kembar saya,” paparnya.

Nabila sendiri tidak tahu statusnya sebagai anak angkat Ramli dan Johrah. Rahasia besar ini baru terkuak karena medsos. Apalagi selama 16 tahun itu, dia hidup sebagai anak tunggal dengan limpahan kasih sayang. 

” Akhirnya saya bertanya kepada orangtua saya. Disitu saya tambah yakin lagi setelah dijelaskan saya memiliki orangtua kandung. Kemudian ayah dan ibu saya cerita bahwa dulu sewaktu masih kecil, ibu kandung saya sering menemui saya di rumah dan bermain tapi tanpa saudara-saudara saya yang lain. Ibu kandung saya bertemu dengan saya hanya sampai usia saya tiga tahun. Setelah itu ibu dan ayah tidak tahu lagi kemana rimba ibu kandung saya,” jelasnya.

Diuraikan Nabila bahwa ibu ayahnya menceritakan bahwa ibu kandungnya adalah karib dari ayah angkatnya,  Ramli. Nabila dan Nadya serta satu lagi saudara kembarnya semua lahir di RSI St Khadijah Jl Gunung Merapi Makassar tahun 2003 silam.

Kemudian Nabila diadopsi oleh keluarga Ramli, karena ibu kandungnya konon adalah orangtua tunggal yang tengah terhimpit ekonomi. “Saya belum tahu sampai sekarang ibu dimana. Yang jelas dengan bapak dan ibu saya yang sekarang, saya sayang sekali,” katanya.

Sementara Nadya kata Nabila menurut kisah orangtuanya, diserahkan kepada orangtua angkatnya saat masih di rumah sakit. Kalau Nabila diserahkan ibu kandungnya ke Ramli di rumahnya.

Viralnya pertemuan Nabila dan Nadya, membuat kedua kembar ini diundang jadi bintang tamu di salah satu program talkshow salah satu televisi swasta yakni variety show. Selasa (14/1/2020) kemarin Nabila sudah bertolak ke Jakarta bersama kedua orangtua angkatnya.

“Nadia tidak tahu besok saya akan terbang ke Jakarta. Saya juga tidak bilang-bilang,” katanya.

Dia berharap pertemuan mereka nantinya di Jakarta bisa menjadi kejutan manis bagi keduanya. Selain itu, dengan viralnya pemberitaan bisa membuat Nabila menemukan saudara kembarnya yang lain yang kabarnya masih belum jelas itu. (sari)