PINRANG, UJUNGJARI.COM — Bukan cuma banjir saja jadi momok menakutkan bagi warga didataran rendah, akan tetapi juga tanah longsor juga mengintai masyarakat yang berada di pegunungan. Terutama yang bermukim dikaki-kaki bukit.

Seperti halnya dua penyebab faktor musibah tersebut terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan akhir-akhir ini membuat warga harus was-was dan lebih waspada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti yang terjadi tanah longsor di sebabkan labilnya tanah di jalan poros yang menghubungkan Desa Bakaru dan Desa Basseang, kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang kembali menutupi badan jalan.

Akibatnya, akses jalan tersebut nyaris terputus total lantaran material tanah sebagian besar menutupi badan jalan.

Longsor tersebut pula, menyebabkan kendaraan roda empat tidak bisa melintas sama sekali. Dan hanya pemotor bisa melalui akses satu-satunya yang menghubungkan dua desa tersebut.

Kejadian longsor susulan tersebut bermula Selasa (03/03/2020) sekira pukul 14.30 Wita terjadi luberan tanah kebawah bukit yang menyebabkan badan jalan nyaris terputus.

Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun maayarakat mengalami kerugian waktu karena harus berhati-hati jika melihatnya didaerah longsor tersebut.

Sesuai hasil koordinasi para Pimpinan Kecamatan Lembang, berencana akan melaksanakan kerja bakti bersama maayarakat setempat.

Namun kondisi cuaca saat ini tidak mendukung sehingga pelaksanaannya belum bisa di tentukan.

Rencananya, besok hari Rabu tanggal 4 Maret 2020, Tripika kecamatan Lembang akan turun meninjau titik lonsor tersebut. (Jaya)