SINJAI, UJUNGJARI.COM — Pekerjaan proyek pengaspalan hotmix di salah satu wilayah kelurahan di Kabupaten Sinjai nekat dikerjakan rekanan meski kondisi hujan deras.
Pengaspalan di poros jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, Selasa (7/4/2020) dilakukan sekira pukul 17.00 Wita.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi yang dihimpun ujungjari.com di lokasi pekerjaan hotmix tepat di depan rumah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) Sinjai ini diketahui sumber anggarannya berasal dari pinjaman daerah di Bank Sulsel Sinjai.
Di lokasi proyek, tampak para pekerja dan alat berat dan truk pengangkut aspal dibiarkan terkena hujan lalu dihampar kemudian digilas. Sepanjang jalan Basuki Rahmat ini pun tidak terlihat papan proyek pekerjaan yang memaparkan volume, luas dan lebar jalan serta anggaran dan sumber anggarannya.
Pekerjaan inipun lalu menuai sorotan masyarakat sebab pekerjaan dikerjakan dalam kondisi hujan deras yang dikuatirkan akan berdampak dari aspal hotmix itu sendiri.
Menurut hemat masyarakat, hasil pengaspalan tidak akan bisa maksimal karena daya rekat lapis aspal beton dibawahnya terlalu basah setelah diguyur hujan. Akibatnya aspal akan mudah terkelupas dan pecah dalam waktu tidak terlalu lama, atau paling tidak setelah dilewati kendaraan bermuatan berat.
Para warga yang berada di sekitaran tepat di sisi ruas jalan tersebut banyak bertanya-tanya seperti yang dituturkan oleh salah satu warga. ” Memang aspalnya nempel kuat ya? bukannya yang sudah-sudah juga bakalan cepat rusak? Ini pengawasnya bagaimana?” kata warga yang berada di lokasi.
Selain itu, tepat di perempatan jalan tak jauh dari lokasi pengaspalan, sering terjadi luapan air ketika hujan.
Kedepannya masyarakat berharap agar perbaikan seperti pengaspalan jalan diawasi oleh instansi terkait, dan tidak dilakukan ketika jalan masih dalam keadaan basah karena diguyur hujan.
Kepala Dinas PUPR Sinjai A Taufik Saleh yang dikonfirmasi via WhatsApp tidak ada respon disebabkan nokor yang dituju sedang tidak aktif.
Sementara, Sekdis PUPR Sinjai Nazaruddin yang dikonfirmasi hanya menjawab singkat.
” Bagus barangkali kalau langsung ke PPK-nya dinda, karena tidak kuhafal juga data-datanya yang kerja. Kalau orang teknisnya yang langsung jawab mungkin bisa lebih lengkap lagi,” timpal Nazaruddin.
Berkali-kali diarahkan dengan satu pertanyaan, Nazaruddin tetap beralasan sebaiknya memnag teknisnya yang menjelaskan.
” Teknis mi ini yang bisa jawabki dinda,” jawabnya.
Sementara Agus, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pengaspalan hotmix tersebut juga tidak bisa dihubungi. Telpon selular maupun aplikasi WhatsAppnya yang dihubungi sama-sama tidak aktif.-

