MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Bakal calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi saat ini fokus pada berbagai kegiatan kemanusiaan berkaitan dengan dampak wabah Covid-19 yang melanda dunia.

Oleh sebab itu, Appi menyampaikan sambari menunggu jadwal pilwali. Ia mengajak masyarakat untuk sama-sama mencegah diri dari wabah corona yang kini masih terus menular di masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada atau tidak Pilkada, bagi saya wabah covid-19 harus diurus sama-sama,” ungkap CEO PSM Makassar ini, Kamis (30/4/2020).

Selain berbagai urusan kemanusiaan, Appi mengakui tetap mempersiapkan diri untuk mengikuti proses Piwali Kota Makassar yang akan dilaksanakan pada bulan Desember tahun ini.

“Urusan parpol tetap berjalan karena memang kita mengikuti proses penjaringannya sebelum ada wabah Covid. Saat ini kami menunggu rekomendasi dari parpol yang telah memasuki tahap finalisasi,” jelasnya.

Sejauh in pihaknya intens berkomunikasi dengan PPP, Hanura, Perindo dan Berkarya. Juga ada Gerindra dan Demokrat yang juga terus didekati.

“Komunikasi politik tetap berjalan lancar. Saat ini hampir semua parpol juga sedang fokus berkontribusi untuk penanganan Covid. Tunggu saja, toh tahapan tak lama lagi,” pungkas pria yang dikenal peduli dan merakyat ini.

Saat ini, Appi mengambil peran hampir di semua sisi untuk pencegahan corona. Dari sisi pencegahan, Appi telah membagikan APD dan puluhan ribu masker kepada warga Makassar.

Sementara pada sisi kuratif Appi telah memberikan bantuan mesin PCR berkapasitas besar kepada RS Unhas. Mesin ini diperebutkan oleh berbagai rumah sakit besar dunia.

“Selain itu, kami juga membantu 2 unit ventilator set dilengkapi ribuan test kit untuk Pemprov Sulsel serta ratusan APD lengkap standar medis ke beberapa rumah sakit untuk digunakan oleh para tenaga medis,” jelasnya.

Di samping bantuan yang berkaitan langsung dengan wabah ini, Appi juga setiap hari membagikan 1.000 paket makanan siap santap untuk berbuka puasa bagi warga terdampak covid.

“Kegiatan ini adalah panggilan kemanusiaan. Ada atau tidak ada pilkada, kita harus turun tangan sesuai kemampuan kita masing-masing. Jangan membebankan penanganan ini kepada pemerintah saja,” ungkap Appi.  (**)