GOWA, UJUNGJARI.COM — Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni didampingi Kepala Bappeda Taufiq Mursad, Inspektur Inspektorat Kamsinah dan Kadis PMD Muh Asrul melakukan pengecekan pendistribusian bansos barupa sembako, bantuan langsung tunai (BLT) dan DU (dapur umum) di Kecamatan Parigi, Tinggimoncong, Parangloe dan Bontomarannu, Selasa (12/5/2020).
Wabup Gowa mengatakan kunjungan ini dilakukan untuk mengecek pendistribusian bantuan sudah sejauhmana dan kesiapan masing-masing dapur umum di empat kecamatan yang dikunjungi selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
” Hari ini saya bersama beberapa SKPD mengecek langsung persiapan dari empat kecamatan selama PSBB di Tinggimoncong, Parigi, Parangloe, dan Bontomarannu agar masyarakat di daerah tersebut bisa betul-betul terlayani dan pendistribusian bantuan tepat sasaran,” ungkap Krg Kio, sapaan akrab Wabup Gowa.
Wabup menjelaskan kehadiran dapur umum yang didirikan di setiap kecamatan ini untuk mencover masyarakat terdampak yang luput dari pendataan dan masyarakat yang tidak memiliki dokumen kependudukan namun tinggal di Kabupaten Gowa.
” Setiap hari DU melakukan pendistribusian makanan kepada orang-orang yang memang belum mendapatkan paket bantuan atau sasarannya adalah warga yang luput dari pendataan penerima bantuan. Setiap dapur umum melibatkan organisasi sosial kemasyarakatan dan kepemudaan untuk mendistribusikan ke masyarakat,” jelasnya.
Sementara, Kepala Bappeda Gowa Taufik Mursad saat mendampingi Wabup Gowa menyebutkan, pihaknya bersama SKPD lain yakni Inspektorat, dan Kadis PMD ingin memastikan bahwa masyarakat yang betul-betul tercatat namanya dalam penerima bantuan akan mendapatkan bantuan yang semestinya.
Apalagi kata Taufik, terdapat dapur umum yang melibatkan seluruh organisasi, PKK dan relawan yang akan mengakomodir makanan buka puasa bagi masyarakat yang belum masuk data penerima bantuan.
” Kita ingin memastikan penyaluran bantuan sudah sampai mana baik sembako, BLT dan pendistribusian makanan dari dapur umum. Itu kita lakukan agar saat PSBB ini masyarakat bisa tetap tinggal di rumah untuk memutus penularan covid-19 ini,” katanya.
Ia berharap dengan adanya bantuan dan dapur umum di setiap kecamatan ini masyarakat bisa lebih berpikir pentingnya tinggal di rumah selama PSBB karena selain kebutuhannya terpenuhi oleh bantuan yang diberikan juga bisa membantu Kabupaten Gowa dalam memutus mata rantai penularan covid-19.-

