GOWA, UJUNGJARI.COM — Pelaksanaan PSBB di Kabupaten Gowa sisa sehari lagi. Besok, Minggu (17/5/2020) pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ini akan berakhir dan Pemkab Gowa tidak akan memperpanjang atau melanjutkannya ke sesi kedua.
Meski begitu, aktivitas dapur umum (DU) Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) yang digerakkan oleh TP PKK Bonsel tetap seru kurun dua hari terakhir ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti terlihat Sabtu (16/5/2020) saat menyiapkan ratusan makanan siap saji dalam bentuk nasi kotak. Tim DU Kecamatan Bonsel ini selalu hingar oleh diskusi-diskusi kecil ibu-ibu kader PKK membahas corona sambil memasak beras dan menyiapkan lauk pauk untuk isian nasi kotak yang akan dibagikan kepada warga terdampak covid-19 Sabtu sore tadi.
Ratusan nasi kotak ditambah takjil berupa es buah diproduksi sore tadi. Setelah kelar dipacking lalu para kader mendistribusikannya je masing-masing rumah warga penerima makanan DU ini.
” Sampai PSBB berakhir besok, kami tetap melakukan menyiapkan makanan kotak ini. Hal ini dilakukan agar semua masyarakat bisa terpenuhi kebutuhannya pada PSBB ini,” kata Nurbiyah, Ketua TP PKK Bontonompo Selatan.
Nurbiyah mengatakan pihaknya bersama tim dapur umum setiap harinya membuat ratusan makanan nasi dos beserta takjil es buah untuk disalurkan ke masyarakat di daerahnya.
” Kami bersama anggota PKK kecamatan, desa, kader maupun relawan setiap hari menyiapkan makanan buka puasa sekitar 100 -135 dos lengkap dengan takjilnya, kemudian didistribusikan,” kata Nurbiyah.
Terkait bahan makanan yang digunakan, Nurbiyah Daniyal mengaku memakai bahan dari daerahnya sendiri seperti beras dan sayur hasil tanam warganya Bonsel.
“Hampir semua bahannya dari Bonsel, dan kami olah menjadi masakan misalnya ayam bumbu, mie goreng, telur saos tomat, sayur pepaya santan, sayur kacang panjang dan menu lainnya. Sederhana tapi tak kurang gizinya,” jelasnya.
Untuk pendistribusian makanan, Nurbiyah melibatkan para relawan dan kader untuk mengantar langsung ke masyarakat penerima sesuai dengan jumlah anggota keluarganya.
Ia berharap melalui dapur umum ini warga atau masyarakat yang menjadi sasaran dapur umum ini bebannya bisa berkurang ditengah wabah virus corona ini dan bisa bersama-sama dalam memutus mata rantau penularan covid-19 di Kabupaten Gowa.-

