GOWA, UJUNGJARI.COM — Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa untuk membangun replika rumah adat Balla Lompoa di Cape Town, Afrika Selatan (Afsel) mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya dari organisasi muslim di Afsel. 

Hal ini diungkapkan Acting Chairman of Abdul Wahab Trust, Ebrahim Peters saat melakukan video telekonferensi dengan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Konsultan Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Cape Town di Afrika Selatan, Rabu (15/7/2020) sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ebrahim Peters mengaku sangat berterima kasih telah dilibatkan dalam rencana pembangunan Balla Lompoa. Hal ini pun merupakan sumbangan yang luar biasa bagi masyarakat Afrika Selatan.

” Kami berkomitmen untuk berperan dalam keberlanjutannya dan ini merupakan peluang yang dapat ditawarkan untuk pengembangan budaya, sejarah, ekonomi, dan sosial,” kata Ebrahim Peters.

Sementara Bupati Gowa Adnan Purichta Adnan mengatakan, pembangunan replika Balla Lompoa merupakan tindaklanjut dari rencana pembangunan Rumah Indonesia yang dicanangkan pada masa Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lalu.

Selain itu juga menjadi impian Pemkab Gowa untuk bisa memberikan tanda mata kepada Pemerintah Afrika Selatan khususnya dalam membangun tali persaudaraan yang kuat antara Kabupaten Gowa dan Cape Town.

Olehnya, seluruh anggaran yang akan digunakan untuk pembangunan Balla Lompoa di Cape Town ini akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Gowa, termasuk untuk biaya pemeliharaannya.

” Kami juga ingin sampaikan bahwa pembangunan rumah adat Balla Lompoa Insya Allah pemeliharaannya hemat atau pemeliharaannya lebih murah dibandingkan perawatan-perawatan yang lain. Karena ini memakai kayu kelas 1 yang sudah diakui oleh dunia bahkan kayu tersebut juga dipakai di Masjidil Aqsa,” jelas Adnan.

Adnan menambahkan kehadiran replika Balla Lompoa di Afrika Selatan nantinya akan dijadikan sebagai perpustakaan Syekh Yusuf. 

” Jadi siapapun yang ingin mengetahui sejarah Tuanta Salamaka bisa mengunjungi makam dan museum Balla Lompoa di Kampung Makassar di Cape Town Afrika Selatan,” kata Adnan.

Olehnya itu, orang nomor satu di Gowa ini berharap KJRI Cape Town bersama dengan seluruh pemangku kepentingan agar bisa ditindaklanjuti dengan baik. Sehingga pelaksanaan pembangunan Balla Lompoa ini bisa segera terlaksana.

” Replika Balla Lompoa yang akan kami berikan pasti yang terbaik dan kami akan sesuaikan luasan tanah yang disediakan,” tambah Adnan.

Hadir dalam vicon ini, Sekretaris Kabupaten Gowa Muchlis, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gowa Taufik Mursad, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Arifuddin Saeni dan PLT Kepala Dinas Pariwisata Gowa Ratnawati.-