MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Tak ada yang pernah meminta untuk didatangkan bencana, namun jika bencana sudah terjadi maka semua itu adalah karena kuasa sang pencipta.
Kini Masamba, Kabupaten Luwu Utara berduka. Duka mendalam atas peristiwa bencana alam banjir bandang yang memporak-porandakan sejumlah wilayah Luwu Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
” Dan kami turut berduka atas bencana alam ini. Semoga saudara-saudara kami di Masamba dan Radda yang selamat dari banjir bandang menjadi orang yang tabah, sabar dan tawakkal atas segala kekuasaan Allah Yang Maha Esa,” kata Yurita, salah seorang pengurus IKA SPP/SPMA Dati II Luwu (Karetan).
Kepada ujungjari.com, Selasa (21/7/2020) malam ini, Yurita mengatakan atas duka bencana alam yang telah terjadi, para alumni SPP/SPMA Luwu berpartisipasi mendonasikan keikhlasannya untuk para korban bencana banjir Masamba dan sekitarnya.

” Alhamdulillah para alumni terhitung sejak hari pertama bencana telah mengumpulkan donasi berupa sembako, pakaian dan kebutuhan sehari-hari para korban. Donasi kami terus berjalan dan datangnya dari seluruh alumni mulai angkatan 1986 hingga 2013. Donasi ini bukan hanya berasal dari para alumni tapi juga dari sejumlah yayasan (pribadi) dari alumni,” kata Yurita via WhatsApp-nya.
Dia juga mengatakan, penyaluran bantuan para alumni ini setiap waktu dilakukan sebab memang jarak dari kota Luwu ke lokasi bencana di Luwu Utara masih sangat dekat.
” Karena itu dalam penyaluran bantuan, para alumni saling giliran berada di lokasi bencana menyasar pengungsian dan membagikan bantuan yang telah dikumpulkan para alumni. Jadi bantuan yang ada kapan saja kami distribusikan. Yang telah rampung kami distribusi adalah bantuan pangan dan sandang, sedangkan bantuan uang tunai saat ini masih kami kumpulkan untuk kemudian kami salurkan ke para korban secara langsung di lokasi pengungsian,” jelas Yurita.
Atas musibah Masamba ini, Yurita pun menyampaikan harapannya dan harapan seluruh alumni SPP/SPMA se Luwu.
” Semoga warga yang terdampak di Masamba secepatnya mendapatkan tempat penampungan yang layak. Karena teman-teman kami yang ke lokasi melihat banyak pengungsi yang masih berteduh dan cuma beratapkan terpal dan lain sebagainya. Dan kami sangat prihatin dengan kondisi banyaknya rumah yang hancur dan beberapa diantaranya ada teman alumni kami yang jadi korban. Karena itu kami memohon kepada pemerintah setempat agar bisa lebih cepat tanggap,” kata Yurita.
Yurita menyampaikan terima kasih dan apresiasinya terhadap partisipasi para donatur yang mau berbagi untuk para korban banjir Masamba. Salah satu apresiasi itu ditujukan kepada para alumni SMPN Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa yang turut menyalurkan donasinya ke warga korban banjir Masamba melalui IKA SPP/SPMA Dati II Luwu (Karetan).
” Kami atasnama IKA SPP/SPMA Dati II Luwu (Karetan) mengucapkan, Terimakasih banyak kepada IKA SMPN Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa yang telah turut bersumbangsih melalui kami. Dan atas sumbangannya untuk saudara-saudari kita di Masamba dan Radda dapat meringankan beban derita mereka yang tertimpa musibah. Semoga keikhlasan kita semua mendapat balasan yang setimpal dari sang Maha Pemberi,” tambah Yurita.
Sementara itu salah satu anggota IKA SMPN Bontomanai Gowa yang juga adalah anggota IKA SPP/SPMA Dati II Luwu (Karetan), Sadly Amir mengatakan jika partisipasi IKA SMPN Bontomanai berupa uang tunai sebesar Rp 1,3 juta telah disalurkan melalui tim relawan IKA SPP/SPMA Dati II Luwu (Karetan).
” Berapapun nilainya jika partisipasi itu ikhlas diberikan maka nilai pahalanya sangat besar, semoga kepedulian ini terus berlanjut dan terus bertambah,” kata Sadly Amir.-

