TAKALAR, UJUNGJARI-Beroperasinya tambang galian golongan C didesa Kalukuang, kecamatan Galesong mengakibatkan masyarakat desa setempat didampingi PB Hipermata Bontomene menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor dinas lingkungan hidup dan pertanahan (DLHP) Kabupaten Takalar, Senin (21/9/2020).

” Kami minta Pemkab Takalar segera menutup tambang galian golongan C yang ada didesa Kalukuang karena keberadaan tambang tersebut telah merusak lingkungan,” Kata Jendral lapangan aksi Alim Syam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain berdampak buruk terhadap lingkungan terkait keberadaan tambang tersebut, warga desa Kalukuang juga mengeluh lantaran biaya untuk mengaliri sawah melalui pompanisasi kian meningkat.

” Sebelum tambang Kalukuang beroperasi, kami hanya butuh BBM 4 liter setelah tambang beroperasi tiada henti kebutuhan BBM untuk mengairi sawah meningkat 4 kali lipat, karena air sumur disawah terus berkurang,” Ujar warga yang ikut aks unjuk rasa.

PB – Hipermata Bontomene bersama puluhan warga desa Kalukuang membubarkan diri dengan tertib usai aspirasi mereka diterima oleh pihak dinas lingkungan hidup dan pertanahan. (Ari Irawan).