ikut bergabung

Kacamatayya Bangun Bulukumba Dengan Komitmen, Bukan Dengan Janji

Politik

Kacamatayya Bangun Bulukumba Dengan Komitmen, Bukan Dengan Janji

BULUKUMBA, UJUNGJARI.COM — Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba nomor 3, Tomy Satria Yulianto-Andi Makkasau tak hanya menebar janji kepada masyarakat. Melainkan membangun komitmen.

Hal ini terbukti dimasa kepemimpinan Tomy Satri sebagai Wakil Bupati Bulukumba mendapingi AM Sukri A Sappewali. Sejumlah program pemerintah sukses dilaksanakan oleh kepemimpinan AM Sukri – TSY.

Salah satunya adalah pelayanan kesehatan gratis di bidang kesehatan, asurani pertanian di bidang pertanian dan sejumlah program lainnya.

Pada Pilkada Desember 2020 mendatang, Tomy Satria yang berpasangan dengan Andi Makkasau berkomitmen melanjutkan pelayanan kesehatan gratis dan keberpihakan terhadap petani.

Komitmen ini telah diakomodir dalam visi misi program strategis pasangan yang menggunakan “Kacamatayya” itu.

Di bidang kesehatan, TSY-AM memastikan seluruh warga Bulukumba memiliki BPJS gratis, khususnya masyarakat golongan menengah kebawah, jika kelak diberi amanah.

“BPJS ini sebenarnya ada iuran atau preminya. Tapi pemerintah yang bayarkan dan diserahkan secara gratis ke masyarakat,” ungkap Tomy Satria saat bersilaturahmi dengan warga Desa Kambuno, Minggu (25/10/2020).

Di masa kepemimpinan TSY mendampingi AM Sukri, Pemerintah Daerah memang telah mengalokasikan anggaran kesehatan gratis bagi warga kurang mampu.

Sejauh ini sudah banyak warga yang merasaka pelayanan kesehatan gratis itu hanya dengan memperlihatkan keterangan tidak mampu dari kantor desa masing-masing.

“Kita ingin memastikan bahwa pemerintah hadir menjamin kesehatan warganya. Kalau begitu, komitmen kita adalah BPJS gratis dengan syarat Kacamatayya nomor 3 harus dimenangkan,” ungkap Tomy Satria.

Tak hanya itu, setelah sukses melindungi kerugian petani dari gagal panen melalui program asuransi pertanian. Kali ini TSY yang berpasangan dengan AM memprogramkan cadangan pupuk pemerintah. Dimana menjadi kalangan petani sebab sering kali pupuk bersubsidi hilang di pasaran atau habis karena stok terbatas dari pemerintah pusat.

“Cadangan pupuk pemerintah ini. Pemerintah membeli pupuk di pabrik pupuk. Lalu disimpan di gudang pemerintah. Suatu waktu pupuk subsidi hilang di masyarakat. Maka pemerintah akan menyerahkan stok pupuk ke masyarakat,” ungkapnya.

Tak hanya itu, komitmen lainnya adalah program pendidikan gratis mutlak. Jika selama ini pemerintah hanya menanggung beban biaya bulanan SPP siswa dan siswi.

Maka Pilkada kali ini pasangan yang mengusung “Terus Mengabdi” itu memprogramkan akan menanggung beban orang tua siswa, mulai dari seragam, sepatu, tas, buku dan fasilitas belajar mengajar lainnya.

Komitmen ini disambut baik oleh warga. Pasalnya selain program pembangunan daerah, TSY-AM juga dinilai sebagai sosok pemimpin yang mampu melihat dan merasakan kebutuhan dasar dan beban warganya.

“Saya sangat dan dukung program ini. Karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Selain itu ada juga pogram pembangunan lainnya. Tapi yang paling karena selain berpikir program ekonomi, pembangunan. Kacamatayya juga memikirkan kebutuhan dasar masyarakat,” ungka warga yang hadir, Latif saat dikonfirmasi.

Dia melanjutkan bahwa Tomy Satria tidak hanya datang menjanjikan. Namun jika dilihat dari programnya merupakan lanjutan dari karya atau kebijakannya saat menjabat sebagai wakil bupati.

“Artinya tidak ada alasan untuk tidak memilih beliau (TSY-AM). Lanjutkan pengabdian,” tandasnya. (*)

Komentar Anda

Channel

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita lainnya Politik

Populer Minggu ini

Arsip

To Top