GOWA, UJUNGJARI.COM — Hati siapa yang tak tergugah seketika melihat kondisi hidup Daeng Bollo, seorang ibu yang harus hidup sendirian di rumah kecil di Dusun Bontolebang, Desa Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.

Ibu berusia sekira 70 tahun ini menderita kelumpuhan pasca mengalami stroke. Dia kini hidup berdampingan orang yang masih peduli dengan dirinya sementara anak-anaknya tak satupun yang pernah datang kendati hanya untuk melihat ibunya ini tidur menggunakan kasur apa dan rumahnya bagaimana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak sisi miris Daeng Bollo  ditayangkan salah satu media televisi nasional, tetiba Daeng Bollo viral dan menjadi perhatian banyak orang. 

Daeng Bollo diketahui baru menetap di Dusun Bontolebang, Desa Pattallassang pada satu setengah bulan yang lalu dan pihak keluarga yang membawanya tinggal di Pattallassang belum pernah melaporkan keberadaan Daeng Bollo sebagai penduduk baru. Karenanya, pemerintah Desa Pattallassang pun sempat kaget setelah sisi miris Daeng Bollo ini tayang di televisi.

Saat tahu, aparat Pemdes Pattallassang bersama tim medis Puskes Pattallassang lalu menyambangi Daeng Bollo ini dirumahnya.

Tim kesehatan lapangan Puskesmas Pattallassang yang dikoordinir H Rusli Husain pun turun memantau bersama Kepala Desa Pattallassang H Mahmud Lurang dan kepala dusun setempat.

” Atas instruksi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa dr Hasanuddin, kami langsung menemui Daeng Bollo dan memeriksa kesehatan beliau. Alhamdulillah Daeng Bollo sehat dan sangat bersih.. Cuma beliau memang tidak bisa bergerak atau mengalami kelumpuhan karena beliau pernah stroke. Daeng Bollo banyak dibantu tetangga yang juga keluarganya yang datang bergiliran membawakan makanan dan membersihkan dirinya (dimandikan). asupan gizinya tercukupi,” jelas H Rusli Husain selaku Tim Keslap Puskes Pattallassang kepada ujungjari.com, Jumat (1/1/2021) siang.

Rusli Husain mengatakan Daeng Bollo mengaku selama ini hidupnya luntang lantung sendiri lantaran ditelantarkan oleh anak kandungnya sendiri. Beruntung masih ada kerabat lainnya yang mau merawatnya.

” Kami sudah memeriksa kondisi Daeng Bollo, secara umum keadaan kesehatan Daeng Bollo ini sangat baik, tidak ada keluhan lain kecuali kelumpuhan pada kedua kakinya yang disebabkan karena penyakit stroke yang pernah dialaminya beberapa tahun lalu. Kelihatan sekali kalau Daeng Bollo ini cukup baik perawatannya maupun asupan gizinya. Menurut semua keluarganya, mereka secara rutin bergiliran membawakan makanan dan memandikannya setiap hari sehingga kelihatan kalau Daeng Bollo ini bersih dan sehat. Hanya satu kekurangannya yaitu tinggal terpisah dan sendiri tapi itupun atas permintaan Daeng Bollo sendiri yang mengaku tidak mau merepotkan keluarganya. Dia hanya sedih lantaran tiga anak kandungnya tidak pernah sekalipun datang untuk sekadar melihat keadaan ibunya,” jelas Rusli Husain.

Terpisah Kades Pattallassang H Mahmud Lurang menjelaskan bahwa dari keterangan para keluarga dekat, Daeng Bollo ini baru tinggal sekitar 1,5 bulan di Bontolebang dan belum pernah dilapor keluarganya ke pemerintah desa dan kecamatan.

” Iya makanya kami selaku pemerintah desa juga kaget karena tiba-tiba viral dimedsos ada warga telantar dan tidak diperhatikan pemerintah. Karena itu kamu mengimbau kepada masyarakat agar jika yang masuk ke desa ini bagaimanapun  kondisinya agar dilaporkan ke pemerintah agar kita bisa tahu dan segera bisa menangani bila warga tersebut membutuhkan perhatian,” jelas Kades Pattallassang ini.

Dikatakan Mahmud Lurang bahwa saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk segera melakukan antisipasi dan penanganan yang lebih baik kepada Daeng Bollo.-