PANGKEP, UJUNGJARI.COM — Seorang pekerja penggali saluran air, Ambo Nai (63) mengalami kecelakaan kerja, setelah tertimpa pundasi  bendungan air setinggi 3 meter di tempat kerjanya di kampung Ujung Kecamatan Ma’rang, Pangkep, Kamis (25/3).

Warga kampung Batiling desa Batara kecamatan Labakkang ini sedang menggali saluran bendungan air disebelah saluran lama yang  sebelumnya tertutup karena proyek kereta api.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun naas saat korban sedang menggali, secara tiba-tiba pundasi dengan tinggi sekitar 3 meter dan lebar 2 meter itu runtuh. Akibatnya korban tertimpa dan nyawanya tidak bisa diselamatkan dan Ambo Nai dinyatakan tewas ditempat kejadian.

Unit identifikasi Satuan Reskrim Polres Pangkep yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Pangkep AKP Anita Taherong, bersama Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (KSPKT) mendatangi laka kerja yang terjadi di Kampung Ujung Kecamatan Marang Kabupaten Pangkep.

Menurut Kapolrea Pangkep, AKBP Ending Nurcahyo, korban laka kerja bernama Ambo Nai Bin Sakko (63) pekerjaan Petani, alamat Kampung Batiling Desa Batara Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep.

“Pekerja ini mengalami laka kerja yang mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP akibat tertimpa pondasi bendungan saluran,” kata AKBP Endon Nurcahyo.

Kronologis kejadian, korban sedang bekerja menggali tanah untuk pondasi bendungan saluran Irigasi baru, karena irigasi sebelumnya terkena jalur rel kereta api, tiba-tiba pondasi disebelahnya yang sudah dibuat kurang lebih 1 minggu yang lalu dengan lebar 2 meter dan tinggi 3 meter runtuh dan menimpa korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Penyebab laka kerja ini sementara didalami oleh satuan reskrim Polres Pangkep,” pungkas Kapolres.  (Udi)