ARRU, UJUNGJARI.COM — Capaian Monitoring Center of Prevention (MCP) Pemda Barru 2020, yang memakai parameter terukur dari KPK RI berhasil naik level. Terbukti dari 8 indikator MCP. Tiga bidang diantaranya meraih point tertinggi, sehingga level Barru naik ke peringkat 13.
Keberhasilan dari hasil evaluasi MCP ini dipaparkan Sekda Barru, Abustan, AB, dihadapan Wakil Bupati Barru Kompol Purnawirawan Aska Mappe SH, dan segenap pejabat terkait.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat kordinasi rencana aksi program pencegahan korupsi dan evaluasi capaian MCP Pemkab Barru 2020, berlangsung, Selasa (23/3).
“Alhamdulillah, meski dihambat refocusing anggaran dan dibatasi pandemi, namun kesimpulan akhir kita dalam MCP 2020 kemarin, naik level, atau satu tingkat lebih tinggi dari tahun lalu ke level 13,” kata Abustan.
Meningkatnya peringkat penilaian di 2020, karena kualitas dokumen yang mencapai nilai rata-rata 90%, yang dapat diartikan peningkatan keseriusan pemda menatakelola administrasi.
Capaian kemajuan ini hampir pada semua sektor yang jadi indikator penilaian di 2020. Apalagi relatif terdampak oleh kejadian luar biasa dari pandemi covid-19.
Sesuai hasil evaluasi, dari 8 indikator MCP, ada 3 bidang yakni pelayanan perijinan terpadu satu pintu atau perizinan, bersama item manajemen ASN serta perencanaan dan penganggaran APBD mendapatkan point tertinggi, diatas 80%.
Sedangkan, manajemen aset daerah, dan tata kelola desa berada dihitungan yang masih dapat dimaksimalkan. Adapun, mengenai indikator aparatur pengawas internal pemerintah, pengadaan barang dan jasa, serta optimalisasi pajak daerah masih membutuhkan perhatian.
Rapat ini ikut dihadiri Wakil Bupati Barru Aska Mappe, Plt Inspektur Abdul Rahim, serta beberapa pejabat terkait lainnya termasuk pegawai yang menjadi admin MCP. (Udi)

