BARRU, UJUNGJARI.COM — Lonjakan kasus positif covid di Barru sangat tinggi. Kini 66 warga terkonfirmasi positif, sehingga daerah ini masuk zona orange (penularan resiko sedang).
Bupati Barru Suardi Saleh meminta Satgas dari tingkat desa, kelurahan hingga kabupaten benar-benar berfungsi aktif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suardi Saleh, menegaskan hal ini saat memimpin rapat penanganan covid-19, Kamis (8/7) di Aula MPP lantai 6 kantor Bupati.
Bupati Barru Suardi Saleh didampingi Wakil Bupati Aska Mappe dan Sekretaris Daerah Abustan,AB.
Dalam arahannya didepan para Camat, Lurah, Desa se Kabupaten Barru. Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pinrang ini menyampaikan kondisi terbaru, sekarang ada 66 kasus yang positif covid-19, yang artinya berada pada zona orange (penularan resiko sedang).
“Seminggu yang lalu kita berada di zona hijau, sekarang berada di zona orange artinya kita mengalami lonjakan kasus yang tinggi,” ujar Suardi.
Bupati mengistrusikan kepada semua satgas agar mengaktifkan mulai di tingkat desa/kelurahan sampai kabupaten dan benar-benar berfungsi secara aktif.
“Menyiapkan tempat karantina disetiap desa/kelurahan dan yg terpenting penyiapkan kebutuhan makan, minum dan kebutuhan lainnya,” harapnya.
Sinergitas adalah kunci dalam menghadapi dan menekan penyebaran covid-19 di kabupaten Barru. Kita berharap dalam waktu dekat kita kembali ke zona hijau.
Wakil Bupati Aska Mappe ikut menambahkan agar masing-masing mengawasi wilayahnya terkait protokol kesehatan, menjaga aktifitas warganya khususnya yang selalu keluar dari wilayahnya seperti Makassar dan Kabupaten lain.
Lebih lanjut Aska Mappe mengharapkan kepada Lurah/Desa yang wilayahnya berada di jalan poros agar dilakukan penyemprotan disinfektan. Seperti di masjid karena pasti setiap saat disinggahi orang yang lewat dari kabuapten lain.
“Sementara untuk Aparat Sipil Negara (ASN) dilengkup Kabupaten Barru yang belum di vaksin dengan alasan sakit, ada penyakit dan lain lain, harus menunjukkan surat keterangan dokter,” tandas Aska.
Untuk masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) tidak dibayarkan jika tidak menunjukkan bukti telah divaksin.
Diakhir penyampaiannya Aska Mappe, mengharapkan kepada para lurah/kades, yang punya hajatan dimasyarakatnya agar menjalankan protokol dengan sungguh sungguh,
Inilah salah satu cara kita yang efektif untuk menekan lonjakan penularan covid-19. (Udi)

