BARRU, UJUNGJARI.COM — Rumah Tunggu yang disiapkan Pemkab Barru sebagai tempat tinggal sementara keluarga pasien yang terletak di kawasan Perumahan Telkomas, ternyata masih berstatus sewa.

Pemkab menyewa rumah yang memiliki 6 kamar tidur ini dengan biaya sekitar Rp7 juta lebih perbulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekda Barru Abustan yang dihubungi Kamis (22/4) mengakui adanya status sewa dari Rumah Tunggu sembari mencari lahan atau membeli perumahan disekitar kawasan Tamalanrea.

“Pemkab melakukan langkah menyewa Rumah Tunggu sebagai langkah cepat untuk membantu warga yang kesulitan memperoleh tempat menunggu jika ada keluarganya yang berobat dan menjalani perawatan di RS Wahidin Sudirohusodo dan rumah sakit lainnya di Makassar,” kata Abustan.

Awalnya, kata Abustan, pihak Pemkab mengincar lahan dan perumahan ditempat lain di kawasan Tamalanrea. Tetapi harganya sangat mahal.

“Ada tanah yang berada di kawasan dekat Tallasa City, harganya sampai Rp3 miliar dan lahan itu masih butuh lagi timbunan sekitar Rp700 jutaan. Namun sampai saat ini anggaran sangat terbatas sehingga kita memilih sistem sewa untuk Rumah Tunggu,” bebernya.

Sampai saat ini Pemkab Barru belum mengalokasikan anggaran Rumah Tunggu dalam APBD. (Udi)