ENREKANG,UJUNGJARI.COM–Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H, Pemkab Enrekang kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat, khususnya dalam menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Pemkab Enrekang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), sebuah kegiatan yang tak hanya menyentuh sektor ekonomi, tetapi juga langsung menyapa kehidupan masyarakat kecil. Kegiatan ini berlangsung 2-5 Juni 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini juga diharapkan agar masyarakat bisa mendapatkan sembako dengan harga yang terjangkau, di tengah naik-turunnya harga di pasar.
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Pemkab Enrekang menggandeng banyak pihak, mulai dari Bulog Sidrap, Dinas TPHP, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas Perindag, Dinas UMKM, hingga komunitas lokal seperti Champion Cabe Laskar Pelangi.
Mereka bersinergi menyajikan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, bawang merah, cabai, buah-buahan, hingga olahan pangan seperti pempek dan produk ikan.
Wajah-wajah sumringah terlihat saat warga berhasil membawa pulang beras Garuda seharga Rp 14.500/kg, minyak goreng bantal Rp14.500/liter, dan telur Rp48.000 per rak.
Bupati Enrekang, Muh Yusuf Ritangnga hadir langsung menyapa warga dan memastikan kegiatan berjalan lancar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya program teknis, tapi wujud nyata cinta pemerintah kepada rakyat.
“Kita ingin masyarakat menyambut hari raya dengan tenang, tanpa terbebani mahalnya harga kebutuhan pokok. Gerakan Pangan Murah ini adalah salah satu bentuk kehadiran negara di tengah rakyat,” ucapnya.
Senada dengan Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Enrekang Muh. Ali Rauf mengatakan Bupati Enrekang menunjuk setiap OPD terkait yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk bergabung melaksanakan pasar murah jelang Hari Raya Iduladha.
Tim TPID di maksud adalah Asisten II, Kabag Ekonomi, Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bulog, dan UMKM.
Muh Ali Rauf menambahkan bahwa dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini masyarakat dapat membeli sembilan bahan pokok dengan harga murah dan terjangkau dibanding harga yang ada di pasaran. (pan)

