GOWA, UJUNGJARI.COM — Event Beautiful Malino adalah event destinasi wisata tahunan di Kabupaten Gowa. Sebagai event wisata dipastikan pengunjung Malino akan membludak.
Malino adalah kota kecil sehingga poros dan rute jalan juga sempit sementara arus pengunjung dipastikan besar. Kondisi ini sudah tentu membuat Malino rawan berbagai masalah. Salah satunya adalah kemacetan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karenanya jajaran Kepolisian Resor (Polres) Gowa pun mempersiapkan berbagai cara mengatasi segala kondisi, khususnya kemacetan dan faktor keamanan lainnya.
Karena itu sebagai persiapan menjelang event wisata ini, Polres Gowa pun menggelar latihan Tactical Floor Game (TFG) pada Jum’at (4/7) di aula Rewako Wicaksana Laghawa Polres Gowa di Jl Syamsuddin Tunru, Sungguminasa.

Latihan TFG ini dipimpin langsung Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman dan diikuti para pejabat utama (PJU) lingkup mako Polres Gowa, para Kapolsek, para Kadis Pemkab Gowa, Danden POM Divisi Infanteri 3 Kostrad Pakkatto, Pasi Ops Kodim 1409bGowa, Dantim Escape Wan Teror Gegana Sat Brimob, Dantim Jibom Gegana Sat Brimob Polda Sulsel serta seluruh jajaran Kepolisian yang akan terlibat dalam pengamanan event Beautiful Malino 2025 tersebut.
Latihan TFG ini bertujuan menyamakan persepsi dan langkah taktis dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kegiatan Beautiful Malino sepekan ke depan.
“Koordinasi lintas sektor ini penting karena terkait kesiapan seluruh personel dalam mengamankan kegiatan berskala besar yang diprediksi akan dihadiri puluhan hingga ratusan ribu pengunjung dari berbagai daerah. TFG ini kita laksanakan agar seluruh pihak memahami peran dan tanggung jawabnya di lapangan. Dengan perencanaan matang dan koordinasi yang baik, kita harapkan pengamanan Beautiful Malino 2025 berjalan aman, tertib dan kondusif,” tandas AKBP Muh Aldy Sulaiman.
Dijelaskan Kapolres, di dalam simulasi TFG ini, dipetakan berbagai skenario pengamanan, termasuk penempatan personel, jalur evakuasi, titik pengamanan vital serta prosedur penanganan situasi kontinjensi.
Seluruh peserta aktif memberikan masukan untuk menyempurnakan rencana pengamanan yang akan diterapkan.
Kapolres pun mengingat, dalam pengamanan BM nanti, seluruh personel diminta mengedepankan sinergi, humanisme dan profesionalisme dalam bertugas.
“Kita berharap dengan simulasi TFG ini kita sudah punya dasar kesiapan pengamanan yang terukur dan terarah, ” jelas Kapolres AKBP Muh Aldy Sulaiman. –

