GOWA, UJUNGJARI.COM — Sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan event Beautiful Malino khususnya pasca pelaksanaan lima hari event, Pemerintah Kelurahan Bontolerung, Kecamatan Tinggimoncong turut menurunkan beberapa warganya untuk menggabung melaksanakan pembersihan sampah.

Ada beberapa warga Bontolerung dikerahkan dan langsung menyisir sampah di area camping di camp ground Lapangan Tembak milik Secata Rindam Malino.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikoordinir operator armada sampah Kelurahan Bontolerung yakni Jufri didampingi warga lainnya yakni Sallang, Abing, Babbi dan Nasrullah, para warga Bontolerung ini membersihkan seluruh wilayah camp baik di bagian bawah maupun bagian atas tebing yang dikeliling pohon pinus tersebut.

Lurah Bontolerung Ramli Kiyo kepada ujungjari.com, Senin (14/7) siang mengatakan, dikerahkannya sejumlah warga untuk turut melakukan pembersihan di area-area pasca kegiatan Beautiful Malino ini sebagai bentuk dukungan moril agar pasca event, semua lokasi, baik yang digunakan sebagai tempat event maupun yang tidak tetap harus kembali bersih dari sampah.

“Kelurahan Bontolerung adalah bagian dari tuan rumah dimana event ini dilaksanakan yaitu di Tinggimoncong sehingga kami pemerintah dan masyarakat Bontolerung punya tanggung jawab moril untuk bersama-samaa membantu pihak terkait yakni Dinas Lingkungan Hidup untuk membersihkan semua titik dari sampah, ” kata Ramli.

Dikatakannya, atasnama Pemerintah Kelurahan Bontolerung, pihaknya pun berterimakasih kepada seluruh pengunjung baik yang menikmati event di kota Malino maupun yang sempat berkunjung di beberapa obyek wisata di Bontolerung selama event BM terlaksana.

“Terimakasih kepada semua pengunjung yang telah menikmati pula alam indah di Bontolerung bahkan menginap di Bontolerung selama event BM terlaksana. Kami berterimakasih karena datangnya pengunjung adalah berkah bagi masyarakat kami. Tentu berdampak pula pada ekonomi masyarakat kami apalagi yang mengunjungi air terjun Takapala dan air terjun lainnya, atau menginap di rumah kurcaci atau tempat wisata di Topidi, menikmati suasana alam di Pattiroang cafe & resto dan banyak lagi tempat wisata lainnya. Semoga pada event BM tahun depan, Bontolerung tetap mendapatkan berkah kembali, ” kata Lurah Bontolerung. –