MAKASSAR<UJUNGJARI.COM–Dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (PusjarSKMP) LAN bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui sosialisasi bahaya narkoba yang mengusung tema “Membangun Karakter Pegawai Anti Penyalahgunaan Narkoba Bersama Wujudkan LAN Bersinar (Bersih Narkoba)” pada Senin, 11 Agustus 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara yang berlangsung di Auditorium Hasanuddin, Pusjar SKMP LAN, Jalan Raya Baruga ini dihadiri oleh seluruh pegawai Pusjar SKMP LAN. Rombongan BNNP Sulsel dipimpin oleh Penyuluh Narkoba Ahli Madya, Andi Werru Kambau, S.H. Kerja sama ini menunjukkan komitmen kedua instansi untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas narkoba.
Sebagai moderator, Kabag Umum Pusjar SKMP LAN, Zulchaidir, S.Sos., MPA., memastikan jalannya acara berlangsung interaktif dan tepat sasaran.
Menurut Andi Werru, edukasi dan deteksi dini melalui tes urine merupakan langkah strategis untuk menjadikan LAN Makassar sebagai zona bersih narkoba. Ia juga memaparkan fakta bahwa banyak orang terjerumus narkoba karena rasa ingin tahu, yang kemudian menjadi kebiasaan hingga akhirnya kecanduan.
Andi Werru mengungkapkan data yang memprihatinkan, yaitu 40-50 orang meninggal setiap hari di Indonesia akibat narkoba, dengan kerugian ekonomi mencapai Rp63,1 triliun per tahun. Ia juga menekankan bahwa kerusakan otak akibat narkoba tidak dapat dipulihkan.
Oleh karena itu, membangun karakter pegawai yang anti narkoba sangat penting, karena hal tersebut berarti menciptakan pribadi yang berintegritas, jujur, dan berkomitmen pada gaya hidup sehat.
Pegawai dengan karakter kuat akan menjadi benteng pertahanan pertama dalam mencegah peredaran narkotika di lingkungan kerja.
Untuk mencapai tujuan tersebut, beberapa langkah strategis perlu dijalankan, seperti konsolidasi antar lembaga, pelaksanaan tes urine berkala, dan penegakan aturan internal yang tegas.
“Ketika pegawai memiliki karakter kuat anti narkoba, maka kita sedang memperkuat benteng pertahanan bangsa dari dalam,” kata Andi Werru.
Kabag Umum Pusjar SKMP LAN, Zulchaidir, menegaskan bahwa keberhasilan program P4GN bergantung pada sinergi seluruh pihak.
“Ini adalah kerja bersama. Pemerintah, lembaga pendidikan, swasta, dan masyarakat harus berkontribusi aktif dalam perang melawan narkoba,” katanya.
Menutup kegiatan, Zulchaidir, S.Sos., MPA., selaku moderator menyampaikan pesan penting terkait ancaman narkoba yang mengancam karier dan keluarga ASN.
“Bahaya narkoba nyata mengintai dari berbagai pintu masuk yang harus kita kenali dan tutup rapat-rapat. Menjaga
diri dan lingkungan dari narkoba adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya merespons berbagai pertanyaan peserta tentang upaya pencegahan dan pengawasan.
Adekamwa – Humas Pusjar SKMP LAN

