SOPPENG. UJUNGJARI–Dalam waktu dekat ini dipastikan Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng yang dinakhodai Bupat Soppeng, Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Selle KS Dalle, akan mulai melakukan persiapan rotasi Jabatan khususnya struktural dilingkup Pemerintah Daerah Kab Soppeng
Dalam persiapan Rotasi dan pengisian jabatan Kali ini,berbeda pada pemerintah sebelumnya karena Suwardi Haseng sebagai Bupati akan melakukan terobosan baru dalam menata sistem kelola pemerintahan Nya lewat penerapan sistem yang disebut Manajemen Talenta
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Artinya dalam penempatan posisi seluruh jabatan di Pemkab Soppeng, mulai dari Eselon II, III dan IV. akan melalui mekanisme dengan berbagai tahapan diantaranya assessment lewat wawancara dan tes CACT. Sehingga Hasil uji kompetensi itu nantinya akan menghasilkan pejabat yang yang dianggap layak menempati posisi yang tersedia sekaligus menjadi data base Pemkab Soppeng dalam menyiapkan calon pejabat ke depannya
Kecuali untuk Jabatan Pimpinan Pratama atau Eselon II, penempatan pejabat dilakukan dengan penunjukan langsung. Berdasarkan penilaian pimpinan dalam hal ini Bupati.
Menurut Badan Kepegawaian Nasional seperti yang di sampaikan oleh Bupati bahwa Sistem manajemen talenta ASN adalah Sistem ini bertujuan untuk memastikan bahwa ASN ditempatkan pada posisi yang tepat sesuai dengan keahlian dan kinerjanya, serta dipersiapkan untuk mengisi jabatan strategis di masa depan.
Dan Bupati Soppeng Suwardi Haseng sendiri mengakui bahwa pihaknya sudah meneken Komitmen Bersama Pelaksanaan Manajemen Talenta ASN se Wilayah provinsi Sulawesi Selatan di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan Selasa (12/8/2025), lalu.
Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, kembali menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berbasis kompetensi dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN). “Kita ingin mendapatkan pejabat yang memang punya kompetensi dan punya potensi untuk dikembangkan ke depan. Manajemen Talenta juga kita lakukan untuk menghindari adanya kesan suka dan tidak suka dalam penunjukan pejabat,” tandasnya. (*)

