GOWA, UJUNGJARI.COM — Mantan Bupati dan Wakil Bupati Gowa dua periode 2016-2021 dan 2021-2025 Adnan Purichta Ichsan dan Abd Rauf Malaganni Karaeng Kio muncul berdua di Kecamatan Bontomarannu dan Bajeng pada Kamis (9/10) siang. Keduanya jalan bareng bukan dalam kapasitas perjalanan politik melainkan urusan kemanusiaan.

Kedua tokoh kharismatik ini berada di Gowa dalam kapasitas sebagai Ketua PMI Sulsel dan Ketua PMI Gowa. Mereka bersama-sama mengunjungi Desa Sokkolia di Kecamatan Bontomarannu dan Desa Pabbentengang di Kecamatan Bajeng untuk membawa sejumlah bantuan bagi para warga terdampak bencana angin puting beliung yang melanda dua desa itu dua hari lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menggunakan minibus milik PMI Sulsel, Ketua PMI Sulsel Adnan Purichta Ichsan bergerak bersama Ketua PMI Gowa Abd Rauf Malaganni Krg Kio disertai Sekretaris PMI Sulsel Hasanuddin Kamal serta Wakil Ketua Bidang Bencana PMI Gowa Ardiansyah Sabir dan jajaran pengurus PMI Sulsel dan Gowa.

Di Dusun Borong Rappo, Desa Sokkolia, Adnan dan Karaeng Kio (sapaan akrab Abd Rauf Malaganni) keduanya bertemu langsung masyarakat setempat khususnya warga terdampak.

Di Desa Sokkolia ini terdapat tiga dusun yang terdampak puting beliung menyisakan 140 rumah mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung yang terjadi pada Senin sore lalu. Camat Bontomarannu Muh Syafaat Surya Atmaja, Tripika dan Kepala Desa Sokkolia Kahar Muang menyambut keduanya dan langsung berdialog dengan beberapa keluarga terdampak.

Sejumlah bantuan darurat PMI diserahkan langsung kepada masing-masing warga terdampak. Bantuan yang diserahkan berupa ratusan lembar sarung, hygiene kits, mie instan dan ikan kaleng serta puluhan terpal. Sebelumnya, pada Rabu (8/10) Wakil Ketua Bidang Bencana PMI Gowa Ardiansyah Sabir telah mendistribusikan bantuan awal sebanyak 36 paket hygiene kits di tempat yang sama.

Usai menemui warga Sokkolia, rombongan PMI Sulsel dan Gowa ini menuju Desa Pabbentengang di Bajeng. Di desa tersebut, PMI mendistribusikan bantuan yang sama sesuai jumlah warga terdampak puting beliung.

Dalam kesempatan menyerahkan bantuan tersebut, Ketua PMI Gowa Adnan Purichta Ichsan menyatakan keprihatinannya atas apa yang dialami ratusan warga saat hujan deras disertai angin terjadi pada Senin kemarin.

Mantan Bupati Gowa dua periode inipun mensupport masyarakat agar ikhlas dan juga diminta selalu waspada di saat cuaca mulai ekstrem saat ini.

“PMI peduli kami peduli. Kami turun memberikan bantuan ini sebagai bentuk peduli PMI dan kami para pengurus PMI secara pribadi. Semoga bencana ini tidak terjadi lagi, ” kata politisi yang pernah dua periode menjadi Bupati Gowa ini.

Sementara itu, Ketua PMI Gowa Abd Rauf Malaganni Karaeng Kio menyerukan kepada seluruh pengurus dan anggota PMI yang berada di seluruh pelosok Kabupaten Gowa agar selalu sigap dan cepat melakukan tanggap darurat bilamana terjadi bencana alam.

Dikatakannya relawan PMI ada di seluruh pelosok Kabupaten Gowa. Ada ribuan anggota Sibat atau Siaga Bencana Berbasis Masyarakat. Di semua kecamatan ada hingga ke lapis desa dan kelurahan ada relawan Sibat.

“PMI hadir untuk menolong. PMI hadir untuk membantu dalam penyelamatan. Saya imbau seluruh kader PMI termasuk pada Sibat untuk selalu siaga dalam kondisi cuaca ekstrem saat ini. Dan jika terjadi bencana maka relawan PMI harus selalu siaga dan gerak cepat ke lokasi apalagi untuk melakukan evakuasi manakala ada korban jiwa. Mari kita selalu berdoa agar tidak ada lagi bencana di Gowa baik bencana ringan apalagi berat, ” kata Karaeng Kio.

Berdasarkan data bencana puting beliung di tiga kecamatan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa menyebutkan total korban terdampak untuk tiga kecamatan sebanyak 265 kepala keluarga (KK) dengan 334 unit rumah (mengalami kerusakan) masing-masing di Kecamatan Bontomarannu 140 rumah, Pallangga 75 rumah dan di Bajeng 117 rumah. –