PINRANG, UJUNGJARI.COM  — Pemerintah Kabupaten Pinrang terus mendorong sinergi antara sektor publik dan swasta sebagai langkah bersama dalam membangun daerah serta memenuhi ekspektasi masyarakat.

Dukungan dunia usaha dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat berbagai program pemerintah, terutama yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu bentuk dukungan tersebut datang dari PT Malindo, yang menyerahkan bantuan ratusan rak telur untuk dibagikan kepada anak-anak dalam kegiatan Gerakan Gemar Makan Telur, di Indoor Kantor Bupati Pinrang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye peningkatan gizi serta edukasi pentingnya asupan protein hewani bagi generasi muda.

Pemerintah Kabupaten Pinrang menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT Malindo atas kontribusinya dalam mendukung program ketahanan pangan dan gizi masyarakat.

Dukungan tersebut tidak hanya berupa bantuan fisik, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dunia usaha terhadap pembangunan manusia di daerah ini.

“Partisipasi aktif dari pihak swasta seperti PT Malindo menjadi dorongan besar bagi kami untuk terus melaksanakan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Pembangunan daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi hasil kerja bersama seluruh elemen,” ujar perwakilan Pemerintah Kabupaten Pinrang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat Gerakan Gemar Makan Telur semakin meluas dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang, terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Pemerintah Kabupaten Pinrang juga berharap agar dukungan sektor swasta terus meningkat, baik dalam bentuk bantuan, kolaborasi program, maupun inisiatif sosial lainnya.

Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu mempercepat pencapaian tujuan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, Pinrang optimistis dapat mewujudkan daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera melalui sinergi nyata antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. (Jaya)