MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Warga di kompleks Telkomas, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, menduga adanya pengaturan dalam proses pemilihan Ketua RT di wilayah mereka. Salah satu calon RT yang disebut mendapat dukungan hampir 90 persen warga dikabarkan berpotensi dijegal oleh oknum kelurahan.

Sejumlah warga menilai, indikasi kecurangan mulai tampak sejak munculnya daftar nama calon RT yang disebut-sebut sudah disetorkan lebih dulu ke pihak kelurahan, bahkan sebelum proses pendaftaran resmi dibuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nama-nama calon RT sudah disetor ke kelurahan. Padahal warga belum semua tahu soal pendaftaran. Ini yang membuat kami curiga,” kata salah satu warga Telkomas yang enggan disebut namanya, Kamis (30/10).

Warga juga menuding ada intervensi dari pihak tertentu untuk mengatur siapa yang bisa maju dan siapa yang tidak. “Padahal, calon kami ini didukung hampir 90 persen warga. Tapi tiba-tiba muncul kabar dia tidak bisa maju. Ini jelas aneh,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Berua, Andi Suryanti, saat dikonfirmasi menegaskan bahwa pihaknya bersikap netral dalam pemilihan RT/RW.

“Saya tidak pernah menghalangi warga untuk maju calon RT atau RW. Silakan saja, kalau memenuhi syarat. Saya tidak ada masalah, siapa pun bisa maju,” ujar Andi Suryanti.

Warga berharap Wali Kota Makassar turun tangan memastikan proses pemilihan RT/RW berlangsung jujur, adil, dan tanpa intervensi dari aparat kelurahan. (drw)