MAKASSAR,UJUNGJARI.COM — Universitas Negeri Makassar (UNM) saat ini memasuki fase transisi kepemimpinan seiring dengan penugasan Prof. Dr. Farida Patitingi, S.H., M.Hum. sebagai Pelaksana Harian (Plh) Rektor UNM oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Penugasan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan tata kelola universitas, stabilitas akademik, serta keberlangsungan berbagai program prioritas yang tengah berjalan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai lembaga moral dan intelektual universitas, Majelis Profesor UNM memandang bahwa setiap proses pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika kelembagaan yang patut disikapi dengan komitmen, integritas, dan semangat kebersamaan. Dalam konteks tersebut, Ketua Majelis Profesor UNM meyakini bahwa seluruh sivitas akademika UNM akan tetap solid, fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing, serta menjaga atmosfer akademik yang kondusif dan produktif.
“UNM adalah rumah besar ilmu pengetahuan, tempat tumbuhnya nilai-nilai kebajikan, kebersamaan, dan keilmuan. Oleh sebab itu, Majelis Profesor berkeyakinan bahwa seluruh sivitas akademika akan terus berpijak pada komitmen profesional dan etika akademik, seraya mempercayakan setiap proses kepada mekanisme hukum dan administrasi yang berlaku,” ujar Ketua Majelis Profesor UNM, Prof Dr Jasruddin Daud.
Rektor sebelumnya, Prof. Dr. Karta Jayadi, M.Sn., telah menunjukkan sikap kepemimpinan dan integritas tinggi sebagai aparatur sipil negara. Jasruddin mengatakan Prof Karta dengan lapang hati menerima dan menghormati keputusan kementerian, serta menyatakan kesediaan mengikuti seluruh proses sesuai ketentuan yang berlaku.
“Sikap ini menjadi teladan penting bagi seluruh sivitas akademika dalam menjaga marwah universitas dan kehormatan profesi akademik,” katanya.
Penunjukan Prof. Dr. Farida Patitingi sebagai Plh Rektor UNM merupakan keputusan yang patut diapresiasi. Beliau dikenal luas sebagai sosok akademisi dan pemimpin yang berpengalaman dalam tata kelola perguruan tinggi, memiliki kapasitas leadership yang kuat, serta jejaring nasional dan internasional yang mumpuni. Prof. Farida juga bukan figur asing di lingkungan UNM; beliau telah lama menjadi mitra akademik yang produktif bagi berbagai fakultas dan pimpinan di universitas ini.
“Majelis Profesor UNM percaya bahwa Prof. Farida akan melanjutkan dengan penuh tanggung jawab berbagai program dan capaian yang telah dirintis oleh Rektor sebelumnya, sembari memperkuat fondasi tata kelola yang berintegritas, inklusif, dan visioner,” lanjut Ketua Majelis Profesor UNM.
Majelis Profesor UNM mengajak seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk menjadikan momentum ini sebagai ruang memperteguh komitmen pada tridharma perguruan tinggi. Kebersamaan, loyalitas, dan profesionalisme menjadi kunci agar UNM terus melangkah sebagai universitas unggul yang berdaya saing global, berakar pada nilai-nilai humanis, dan berorientasi pada kemajuan bangsa.

