GOWA, UJUNGJARI.COM — Kurun beberapa hari terakhir mulai November hingga Desember 2025 ini, cuaca sangat ekstrem. Hujan serta badai angin sewaktu-waktu terjadi dengan intensitas tinggi.

Dengan kondisi ini, khususnya di wilayah Kabupaten Gowa, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati karena intensitas hujan yang tinggi bisa menimbulkan banyak bencana, seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyikapi itu Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gowa Abdul Rauf Malaganni Karaeng Kio mengimbau seluruh relawan PMI Gowa baik yang ada di kabupaten, PMI kecamatan hingga relawan Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di 18 kecamatan juga para KSR (Korps Sukarela) untuk selalu siaga dalam setiap kondisi.

Menurut Karaeng Kio, sebutan akrab Abdul Rauf Malaganni ini, para relawan harus selalu ada untuk masyarakat. Para relawan kata Karaeng Kio harus selalu siaga di wilayah masing-masing dan paling terdepan ketika terjadi bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

“Meski tidak pernah kita inginkan, tapi bencana itu bisa datang kapan saja apalagi pada musim hujan seperti ini dengan intensitas cuaca yang cukup tinggi dan tergolong ekstrem. Karena itu saya mengimbau seluruh relawan PMI di Gowa termasuk para relawan Sibat dan KSR untuk selalu stay dan update informasi tentang kondisi cuaca. Koordinasi selalu dengan BPBD dan pihak terkait lainnya harus lancar, terlebih kepada BMKG, ” kata mantan Wakil Bupati Gowa dua periode ini.

Hal ini maksudnya kata Karaeng Kio, untuk memudahkan tangkapan informasi terkini tentang kondisi cuaca sehingga PMI bisa melakukan persiapan-persiapan awal bilamana terjadi bencana.

“Fungsi utama PMI adalah menolong dan evakuasi serta logistik. Jadi jika terjadi bencana di dimana pun dan kapan pun, maka para relawan sudah siaga. PMI harus selalu menjadi garda terdepan untuk kemanusiaan, ” kata Karaeng Kio kepada ujungjari.com, Jum’at (5/12) siang. –