MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Sebanyak 394 bakal calon kepala sekolah (BCKS) jenjang SD dan SMP di Kota Makassar dijadwalkan mengikuti tahapan wawancara yang akan digelar di Kantor Balai Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani No. 2, Minggu hingga Senin (21–22 Desember 2025).
Tahapan wawancara ini merupakan bagian dari proses seleksi calon kepala sekolah yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Makassar guna menjaring figur pemimpin sekolah yang kompeten dan berintegritas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaan wawancara tersebut tertuang dalam Surat Perintah Sekretaris Daerah Kota Makassar, A. Zulkifly, dengan Nomor: 800/3856/BKPSDMD/XII/2025, yang mengatur pelaksanaan serta teknis kehadiran para peserta seleksi.
Dalam surat tersebut disebutkan bahwa seluruh BCKS diwajibkan mengikuti tahapan wawancara sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Wawancara ini menjadi salah satu penilaian penting untuk mengukur kompetensi manajerial, kepemimpinan, serta pemahaman calon kepala sekolah terhadap tata kelola pendidikan.
Pemerhati pendidikan di Kota Makassar, Dr. Ahmad Rivai, menilai tahapan wawancara menjadi momen krusial dalam menentukan kualitas kepemimpinan sekolah ke depan.
“Wawancara tidak boleh sekadar formalitas. Tim penguji harus menggali secara mendalam kemampuan manajerial, integritas, rekam jejak, serta visi calon kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan objektivitas dalam proses seleksi agar kepala sekolah yang terpilih benar-benar mampu membawa perubahan positif di lingkungan sekolah.
“Kepala sekolah adalah ujung tombak manajemen pendidikan. Jika seleksi dilakukan profesional, maka dampaknya akan langsung dirasakan oleh guru, siswa, dan orang tua,” tambahnya. (drw)

