GOWA, UJUNGJARI.COM — Sedikit alotnya pelaksanaan Musorkab KONI Gowa yang berlangsung pada Selasa (30/12) siang kemarin bermula dari desakan sejumlah ketua cabor (cabang olahraga) meminta Laporan Pertanggungjawaban (LPj) pengurus lama periode 2020-2024.
Desakan itu muncul lantaran selama Musorkab dilaksanakan kata sejumlah ketua cabor yang hadir sebagai peserta Musorkab, tidak ada penyerahan maupun penyampaian LPj dari pengurus lama. Padahal menurut mereka penyampaian LPj tersebut merupakan agenda penting dalam Musorkab dan itu sesuai aturan dalam AD/ART KONI.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua KONI Gowa periode 2020-2024 Rahmawati Bangsawan atau akrab disapa Neno ini saat dikonfirmasi pada Selasa (30/12) malam mengaku tidak tahu jika Musorkab terlaksana. Disebutkan Neno, pihaknya tidak mendapatkan undangan dari panitia pelaksana.
“Saya tidak tahu Musorkab telah dilaksanakan kemarin. Tidak ada undangan dari panitia Musorkab, ” kata Neno.
Meski demikian Neno mengaku heran sebab kepengurusannya ramai dibahas sementara dirinya tak diundang. Namun Neno menilai hal itu hanya miskomunikasi saja.
“Iya saya rasa ini miskomunikasi saja. Soal LPj dalam waktu dekat akan kami serahkan ke Dispora sebagai mitra KONI dalam pendanaan dana hibah,” jelas Neno.
Meski diakui hanya miskomunikasi, namun Neno mengaku seyogyanya panitia pelaksana Musorkab melibatkan pengurus lama dalam Musorkab.
“Bagaimana pengurus lama bisa melakukan kewajibannya jika tidak dilibatkan atau diundang ke Musorkab. Tapi Insha Allah, LPj pengurus lama segera kami serahkan ke Dispora sebab aturannya dana hibah tahun 2026 ini tidak bisa cair jika pertanggungjawaban tahun 2025 belum masuk. Insha Allah LPj itu akan masuk Januari 2026,” tambah Neno.
Neno menilai, dinamika yang terjadi dalam suatu organisasi itu adalah sangat wajar yang penting jangan selalu mencari pembenaran dari kesalahan sendiri. Mari kita bersama fokus dengan apa yang kita mau kerja kedepan karena tantangan itu bukan hanya dari luar saja tapi kadang asalnya dari dalam juga.
Mesti tidak hadir dalam Musorkab kemarin, namun Neno mengapresiasi setinggi-tingginya atas terpilihnya Arifuddin Saeni sebagai Ketua KONI Gowa periode 2025-2029 secara aklamasi.
“Secara pribadi saya yakin dengan kepemimpinan bapak Arifuddin Saeni, KONI Gowa akan semakin banyak meraih prestasi. Beliau punya kemampuan membina dan memanagemen KONI dengan baik. Saya selaku pengurus lama terlebih saya orang Gowa tentu berharap ke depan KONI makin berkembang dan banyak meraih prestasi lewat tangan dingin beliau,” papar pengusaha yang bergerak di bidang konstruksi ini. –

