MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Warga Kota Makassar mendesak Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Makassar segera turun tangan menertibkan papan reklame bando yang dinilai sudah tidak layak dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Sejumlah reklame berukuran besar yang berdiri di ruas-ruas jalan utama terlihat mengalami kerusakan, berkarat, hingga konstruksi yang melemah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi tersebut dinilai semakin berisiko mengingat saat ini Kota Makassar tengah memasuki musim hujan yang kerap disertai angin kencang.
“Kalau sudah tidak layak, sebaiknya dibongkar saja. Jangan tunggu ada korban baru bertindak,” ujar Andi Jasruddin salah seorang warga Jl Perintis Kemerdekaan.
Ia menilai, selain mengganggu kenyamanan, keberadaan reklame bando yang rusak berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal jika sewaktu-waktu roboh dan menimpa pengendara maupun pejalan kaki.
Muh Syarif, pengamat tata kota juga mengingatkan agar pemerintah kota tidak hanya melihat papan reklame dari sisi potensi pendapatan daerah semata, tetapi juga mempertimbangkan aspek keamanan publik. Menurutnya, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama.
“Reklame memang berkontribusi pada pendapatan daerah, tetapi aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan jauh lebih penting. Pemeriksaan rutin dan penertiban tegas mutlak diperlukan,” tegasnya.
Ia berharap Dispenda bersama instansi terkait segera melakukan pendataan, pemeriksaan konstruksi, serta penindakan terhadap reklame bando yang melanggar aturan atau sudah tidak memenuhi standar keselamatan, sebelum menimbulkan insiden yang tidak diinginkan. (drw)

