GOWA, UJUNGJARI.COM — Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Office X Makassar menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk operasional Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa.
Penyerahan ini dilakukan langsung Regional CEO BSI RO X Makassar Sukma Dwie Priardi didampingi jajaran BSI pada Jum’at (20/2) siang di Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa. Bantuan diterima oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Gowa Mardani Hamdan dan disaksikan Ketua Pengurus Masjid Agung Syekh Yusuf Baharuddin Mangka dan para pengurus lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain menyerahkan dana bantuan operasional, BSI juga menyerahkan bantuan sembako untuk pengurus dan marbot Masjid Agung Syekh Yusuf.
Kabag Kesra Setkab Gowa Mardani Hamdan mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa mengapresiasi bantuan yang diberikan BSI RO X Makassar.
“Kami atas nama pengurus Masjid Agung Syekh Yusuf memberikan apresiasi atas program rihlah Ramadan dari BSI. Ini membuktikan BSI memiliki atensi dan perhatian yang besar terhadap pembinaan keagamaan khususnya pembinaan rumah ibadah. Kedepan kita harapkan adanya kegiatan lainnya yang dilakukan oleh sejumlah BUMN atau bank lainnya yang ada di daerah kita ini sehingga akan semakin meningkatkan pembinaan keagamaan di Kabupaten Gowa, ” kata Mardani Hamdan.

Sementara Regional CEO BSI RO X Makassar Sukma Dwie Priardi mengatakan, bantuan ini diberikan kepada Masjid Agung Syekh Yusuf sebagai bantuan operasional.
“Semoga bantuan ini dapat digunakan untuk keperluan operasional masjid dan semoga berkah, ” ucap Sukma Dwie Priardi yang memimpin Regional X BSI dengan wilayah kerja Sulawesi, Maluku dan Papua.
Terpisah, Ketua Pengurus Masjid Agung Syekh Yusuf Baharuddin Mangka pun sangat mengapresiasi jajaran BSI sebab juga memberikan edukasi kepada jamaah masjid tentang layanan keuangan dalam rangka manajemen keuangan keluarga.

“Ini sangat bagus sekali. Apalagi, BSI menjamin bahwa dana yang diinvestasikan masyarakat ke BSI tidak bertentangan dengan syariat. Sehingga layanan keuangan ini sangat bagus untuk masyarakat,” kata mantan Sekretaris Kabupaten Gowa ini.
Di sisi lain, Baharuddin Mangka juga mengaku optimis manajemen keuangan yang dilakukan kepengurusan Masjid Agung saat ini sangat bertanggung jawab. Sekarang ini kata dia, prosedur keuangan masjid dikelola secara sistimatis dimana satu rekening satu bendahara.
“Sekarang pengurus betul-betul melakukan manajemen masjid agar pengelolaan keuangan terukur dan terarah serta transparan. Semua pemasukan dari donatur tercatat begitu juga pengeluaran, tercatat jelas. Semoga kepengurusan kami amanah, ” kata Baharuddin Mangka. –

