MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Gerindra, Idris, mendesak seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar untuk segera turun langsung membantu warga yang terdampak banjir.

Ia menegaskan, instansi terkait seperti Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta beberapa SKPD lainnya, harus bergerak cepat memberikan pelayanan dan bantuan maksimal kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Idris, sejumlah wilayah yang kerap menjadi langganan banjir seperti Kecamatan Tamalanrea, Biringkanaya, dan Manggala membutuhkan perhatian serius dan respons cepat dari pemerintah.

“Berikan pelayanan dan bantuan yang terbaik kepada warga yang terdampak banjir. Kerahkan semua potensi yang ada untuk membantu mereka,” tegas legislator dari Dapil III Kecamatan Biringkanaya-Tamalanrea.

Idris juga mengingatkan agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan mendesak warga, mulai dari bahan makanan pokok, layanan kesehatan, hingga kebutuhan logistik lainnya.

Ia berharap koordinasi antar-SKPD dapat berjalan optimal sehingga penanganan banjir dan dampaknya bisa dilakukan secara cepat, efektif, dan menyeluruh demi meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Desak Normalisasi Sungai Tallo

Idris juga mendesak pemerintah segera melakukan pengerukan secara total di Sungai Tallo sebagai solusi jangka panjang penanggulangan banjir di tiga kecamatan, yakni Tamalanrea, Biringkanaya, dan Manggala.

Menurut Idris, persoalan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut tidak bisa lagi ditangani dengan langkah-langkah sementara. Dibutuhkan upaya konkret dan menyeluruh, salah satunya melalui normalisasi dan pengerukan Sungai Tallo agar kapasitas tampung air dapat kembali optimal.

“Pengerukan Sungai Tallo harus dilakukan secara total. Ini solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir yang terus berulang di Tamalanrea, Biringkanaya, dan Manggala,” tegasnya.

Ia menilai, sedimentasi yang semakin parah di alur sungai menjadi salah satu penyebab utama meluapnya air saat curah hujan tinggi.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada masyarakat, termasuk para petani dan nelayan yang menggantungkan hidup di sekitar kawasan sungai.

Ia pun mendesak Pemerintah Kota Makassar agar segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serta Pemerintah Pusat guna mempercepat realisasi pengerukan.

“Pemkot Makassar harus segera berkoordinasi dengan Pemprov Sulsel dan Pemerintah Pusat. Ini harus dan segera dilakukan demi kepentingan masyarakat,” ujar Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Makassar.

Idris berharap langkah tegas dan sinergi antar pemerintah dapat segera diwujudkan, sehingga persoalan banjir yang selama ini meresahkan warga tidak terus berulang setiap musim hujan.  (drw)