MAKKAH, UJUNGJARI.COM — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan sajian makanan bagi jemaah haji Indonesia selama penyelenggaraan ibadah haji tetap menghadirkan cita rasa khas nusantara.
Menu-menu tersebut disiapkan untuk mengobati kerinduan para jemaah terhadap masakan Tanah Air, khususnya saat menjalani puncak ibadah haji di Armuzna.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji Umrah, Jaenal, mengungkapkan sejumlah menu khas Indonesia yang akan disuguhkan kepada jemaah, mulai dari rendang hingga aneka olahan telur dan menu tradisional lainnya.
“Menunya tentu cita rasa Indonesia, khas. Ada rendang, ada telurnya, macam-macam,” ujar Jaenal.
Ia menegaskan, nuansa kuliner Indonesia sebenarnya sudah dirasakan jemaah sejak awal menerima layanan konsumsi di hotel-hotel tempat mereka menginap di Arab Saudi.
Menurut Jaenal, Kemenhaj melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus memastikan kualitas konsumsi tetap terjaga.
Pengawasan dilakukan mulai dari pemilihan bahan baku hingga keterlibatan juru masak asal Indonesia di dapur penyedia makanan.
“Sampai hari ini, tiga hal sudah dipenuhi, yakni cita rasa Indonesia bagus, gramasi bagus, dan on time dalam delivery ke hotel-hotel jemaah haji,” katanya.
Selain menjaga kualitas rasa, Kemenhaj juga menaruh perhatian besar pada ketepatan distribusi makanan agar seluruh jemaah dapat menerima konsumsi sesuai jadwal, terutama di tengah padatnya aktivitas ibadah haji.
Jaenal menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala dengan turun langsung mengunjungi dapur-dapur penyedia konsumsi.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan profesional terhadap kontrak layanan yang telah disepakati dengan para vendor.
“Karena ini tahun pertama penyelenggaraan ibadah haji oleh Kemenhaj, mohon agar solid,” pungkasnya. (**)

