SIDRAP,UJUNGJARI.COM–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin yang bertugas di Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, melaksanakan program kerja bertajuk SIGAP DOKCIL (Sinergi Gerakan Anak Peduli Pertolongan Pertama) melalui pembentukan Dokter Kecil di UPT SDN 2 Sereang.

Program ini merupakan upaya promo f dan preven f untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan siswa dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi kedaruratan ringan di lingkungan sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh ngginya ak vitas fisik anak usia sekolah dasar yang menyebabkan risiko terjadinya cedera ringan, seper luka lecet, mimisan, dan pingsan.

Kondisi tersebut menuntut adanya pengetahuan dasar mengenai pertolongan pertama agar siswa mampu memberikan bantuan awal yang tepat sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut dari guru maupun tenaga kesehatan.

Melalui program Dokter Kecil, siswa diharapkan dapat menjadi pelopor kesehatan sekaligus mampu membantu teman sebaya ke ka terjadi keadaan darurat ringan di sekolah.

Mengusung konsep pembelajaran yang interak f dan menyenangkan, SIGAP DOKCIL menghadirkan berbagai media edukasi seper presentasi bergambar, demonstrasi, hingga simulasi (role play) pertolongan pertama.

Metode pembelajaran dikemas melalui penyampaian materi, diskusi interak f, permainan eduka f serta prak k langsunng sehingga peserta dak hanya memahami teori, tetapi juga mampu memprak kkan langkah-langkah pertolongan pertama secara benar.

Materi yang disampaikan melipu penanganan awal pada kasus luka lecet, mimisan, dan pingsan yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Selain itu, siswa juga dikenalkan dengan prinsip dasar Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), pentingnya menjaga keselamatan diri saat memberikan pertolongan, serta peran Dokter Kecil sebagai kader kesehatan yang membantu menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan aman.

Program ini menyasar siswa kelas IV dan V UPT SDN 2 Sereang. Sebelum pelaksanaan kegiatan, mahasiswa melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan guru pembina UKS untuk menentukan peserta, menyusun mekanisme kegiatan, serta menyiapkan media edukasi dan alat praktik yang sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah dasar.

Ketua pelaksana program, A. Diyana Rafidah, menyampaikan bahwa SIGAP DOKCIL dak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pertolongan pertama, tetapi juga membentuk kader kesehatan sekolah yang mampu menjadi contoh bagi temantemannya.

“Saya berharap melalui SIGAP DOKCIL, siswa dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat ringan di lingkungan sekolah. Kehadiran Dokter Kecil diharapkan dapat menjadi pelopor hidup sehat sekaligus membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, sigap, dan peduli terhadap sesama,” ujarnya.