GOWA, UJUNGJARI.COM — Kapolsek Bajeng wilayah hukum Polres Gowa Iptu Hasan Fadhlyh bersama personilnya didampingi sejumlah mahasiswa KKPH UMI menyambangi gubuk seorang nenek sebatangkara bernama Batia.

Batia tinggal seorang diri di rumah gubuknya di Dusun Pabundukang, Desa Panyangkalang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, akhir pekan kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wanita renta ini menghuni gubuk yang terbuat dari anyaman bambu serta ditopang kayu yang sudah keropos itu juga berlantai tanah.

Jangankan berjuang hidup untuk mendapat rumah layak, untuk kebutuhan makan sehari-hari saja, Daeng Batia ini hanya berharap belas kasih tetangganya.

” Kalau laparka nak, saya tidur saja supaya tidak rasakan lapar,” aku miris Daeng Batia yang sudah lama ditinggal pergi suami dan tidak punya anak ini.

Mendengar penuturan Daeng Batia, Iptu Hasan Fadhlyh pun terharu.

” Saya sangat terharu melihat kondisi tegarnya ibu Batia yabg hidup sendiri tanpa sokongan pangan yang memadai. Sangat memprihatinkan,” kata kapolsek yang masih lajang ini.

Bersama para mahasiswa KKPH UMI yang sudah habis masa pengabdiannya di Bajeng ini, Kapolsek Hasan memberikan bantuan sejumlah kebutuhan baik pangan (kebutuhan pokok berupa beras dan lainnya) maupun sandang (berupa lemari pakaian, perlengkapan makan dan minum).”Bantuan yang kami berikan hari ini selain memberikan sembako, kami juga memberi berupa alat perlengkapan makan dan minum, serta uang tunai, semoga dapat memenuhi kebutuhan nenek Batia beberapa hari ke depan,” kata kapolsek. (saribulan)