MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Hingga sampai sekarang ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar belum membentuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Akibatnya, tidak sedikit anggota DPRD Kota Makassar yang baru masa periode 2019-2024 telantar.

Pantauan ujungjari.com, siang tadi, sejumlah anggota dewan nampak memadati area pos jaga dekat pintu masuk gedung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sana, mereka berdiskusi sambil merokok. Mereka masih enggan masuk dan menempati ruang komisi-komisi. Ini dampak dari lambatnya AKD disepakati DPRD Kota Makassar.

Adapun di ruangan komisi C, hanya segelintir legislator yang duduk di sana. Mereka yang menempati ruangan komisi-komisi mayoritas adalah legislator petahana. Sementara legislator baru yang telantar dan nongkrong di lorong gedung, area pos jaga.

Sangat jelas terlihat legislator yang nongkrong di area pos jaga seperti Muh Nasir Rurung dari Partai Berkarya, Hidayat Syamsu dari PDIP, Syamsu Raga dari Perindo, dan Andi Suharmika dari Golkar.

Menurut Anggota DPRD Kota Makassar dari Golkar, Abd Wahab Tahir mengatakan, sekarang ini penyusunan AKD masih berlangsung pembahasannya. Yang digodok yakni AKD sampai fraksi-fraksinya.

Dia pun meminta agar menghargai proses penyusunan dan pengesahan AKD. Karena pekerjaan ini harus betul-betul dikerjakan dengan baik. Tidak boleh terburu-buru.

“Yang seperti ini jangan dikasih buru-buru. Sabar saja yahh,” singkatnya. (Qadri)