MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Memperingati Milad ke-3, Sekolah Islam Terpadu (SIT) berangkatkan sembilan guru untuk umroh ke Tanah Suci.
Ketua Yayasan Muhammad Al Fatih, dr Adnan Ibrahim S.Ppd menjelaskan, kesembilan guru tersebut diberangkatkan untuk umroh karena dinilai memiliki dedikasi dan loyalitas pada tugasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sembilan guru tersebut adalah bagian dari guru dan pegawai paling awal yang berjuang bersama mendirikan Al Fatih,” ungkapnya.
Sejak SIT Al Fatih dinyatakan resmi dibuka pada februari 2017 lalu, maka proses mencari gedung hingga promosi mencari siswa adalah tugas-tugas awal yang turut dilakukan oleh sembilan guru tersebut.
“Atas loyalitas dan perjuangan itu, maka pihak yayasan merasa perlu memberikan hadiah besar bagi mereka. Kami berterimakasih kepada mereka, karena telah mempercayai kami meskipun saat itu belum tentu sekolah ini akan memiliki siswa,” jelasnya.
Selain umrah gratis, guru dan pegawai SIT Al Fatih juga mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dari klinik dr Adnan Ibrahim, SPpd.
Klinik tersebut juga di jalankan oleh Ketua Yayasan SIT Al Fatih yang berprofesi sebagai spesialis penyakit dalam.
“Pelayanan ini sebenarnya sudah ada sejak awal berdiri, namun hanya sedikit yang menggunakan. Kali ini kami tekankan lagi. Hal tersebut bisa mengurangi pengeluaran bulanan untuk biaya kesehatan para guru dan pegawai,” ungkapnya.
Selama tiga tahun, SIT Al Fatih menjadi bagian dari sekolah islam terpadu di Makassar. Sejak berdiri di tahun 2017, sekolah yang didirikan oleh dr Adnan Ibrahim tersebut kini telah memiliki 647 siswa reguler dan 144 siswa tahfidzul Quran.
Melalui Direktur Umum SIT Al Fatih, Peni Setiowati, S.Si, MSi, diketahui jika SIT Al Fatih mengekspresikan rasa syukurnya dengan memberangkatkan sembilan guru untuk umrah gratis.
Sulastri Khaer, salah satu guru yang beruntung mendapatkan hadiah tersebut. Ia mengungkapkan sangat bahagia dan merupakan kejutan yang sangat besar.
“Saya sangat tidak menyangka, begitupun delapan guru lainnya. Kami membuka amplop dan nama kami tertulis jelas,” terangnya. (rahma)

