MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Video conference antara Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan bupati/wali kota se-Sulsel dilaksanakan Jumat (3/4/2020). Video conference itu membahas dampak sosial dan ekonomi yang timbul akibat pandemi Covid-19.
Dalam rapat tersebut, Wagub meminta laporan kabupaten/kota terkait penanganan virus korona (Covid-19) sepekan terakhir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang harus kita amati bersama adalah evaluasi, pencegahan, dan persiapan yang harus dilakukan dalam menghadapi isu-isu ke depan mengenai dampak sosial ekonomi masyarakat,” kata Andi Sudirman.
Salah satu yang utama dalam pembahasan rapat tersebut, mengenai masyarakat yang terdampak kebijakan slowdown aktivitas ekonomi.
Wagub juga menyampaikan perlunya sistematis data satu pintu dan terpusat, sehingga informasi data dampak Virus Corona (Covid-19) bisa terupdate dengan baik di website melalui satu jalur.
Tidak lupa ia mengingatkan kembali pentingnya self quarantine, seperti adanya TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang pulang dan diperkirakan akan masuk melalui Parepare. Serta pentingnya melaporkan perkembangan pasien yang sembuh dalam bentuk pemberitaan positif yang dapat menjadi semangat kepada masyarakat untuk bersama-sama melewati dampak wabah ini.
“Terkait TKI yang akan datang melalui pelabuhan dan bandara diperlukan pendataan dan diberikan edukasi agar menerapkan self quarantine (karantina diri), sehingga mereka tidak berkumpul bersama keluarga sebelum karantina mandiri,” lanjutnya.
Ia menekankan pula mengenai penanganan jaring pengaman sosial yang diharapkan dapat dilakukan oleh Kabupaten/Kota bekerja sama dengan melibatkan pihak rekanan, CSR, dan donatur, untuk membantu masyarakat yang terkena dampak kebijakan slow down aktivitas ekonomi.
Terakhir, Wagub menjelaskan bahwa pemerintah harus memiliki data base dan standar baku untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak, dalam hal kebutuhan sehari-hari.
“Perlu Kabupaten/Kota mendata dengan baik kepada masyarakat terdampak, untuk kemudian diberikan bantuan,” tegasnya. (Rahma Amri)

