BULUKUMBA, UJUNGJARI.COM — Aparat Desa Gunturu, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, terus berupaya memutus mata rantai penyebaran corona virus (Covid-19) di daerahnya. Salah satunya dengan melakukan pembatasan sosial berskala kecil (PSBK) di Desa Gunturu.
Selain itu Kepala Desa Gunturu, Andi Muliadi Mallehangan, juga intens turun mengedukasi warga dan melakukan sosialisasi terkait social distancing, terutama larangan untuk berkumpul.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami akan maksimalkan penanganan covid-19 secara massif. Terutama larangan berkumpul atau kegiatan yang menghimpun banyak warga. Kami juga berharap agar warga menaati himbauan pemerintah, demi keamanan dan keselamatan kita semua,” tutur Muliadi, usai dilantik oleh Bupati Bulukumba, Andi Sukri Sappewali, melalui videoconference, Rabu (15/4) di kantor Desa Pataro.
Ia juga mengatakan, akan melakukan koordinasi intensif bersama semua aparat dan pihak terkait.
“Problem yang dialami saat ini tidak boleh dianggap remeh. Kami harap warga senantiasa berpartisipasi menanggulangi wabah korona. Kita akan memantau dan koordinasikan keadaan di desa ke semua pihak terkait mulai dari petugas kesehatan, aparat kepolisian, tokoh masyarakat dan badan pemberdayaan desa. Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Insya Allah desa kami aman dari wabah ini,” ucapnya.
Dijelaskan Muliadi, untuk penerapan isolasi mandiri atau pembatasan sosial berskala kecil (PSBK) ditingkat desa akan dikomunikasikan lebih lanjut.
“Kita akan intensifkan sosialisasi kepada warga imbauan penanganan covid-19 sesuai standar World Health Organization (WHO) dengan menempel selebaran ditempat umum yang mudah diakses warga. Mari kita menjaga diri, agar bisa melindungi orang disekeliling kita. Manfaatkan alat pengaman diri (APD) secara bijak, seperti penggunaan masker. Selain itu tetap menjaga kebersihan dan kesehatan. Insya Allah ini akan memutus rantai penyebaran covid-19,” katanya. (**)

