MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memberi signal bakal melakukan mutasi eselon II dalam waktu dekat ini.

“Pak wali memprioritaskan kesesuaian jabatan eselon II,” kata Basri Rakhman, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Makassar, Jumat (29/5/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Basri menjelaskan, penyesuaian jabatan bagi pejabat eselon II akan dilakukukan melalui job fit. Job fit atau penilaian individu tentang kesesuaian tersebut hanya untuk pejabat eselon II yang aktif.

“Job fit ini hanya untuk pejabat eselon II yang menjabat saat ini. Job fit beda dengan lelang jabatan. Job fit hanya mutasi dengan eselon setara,” terang Basri.

Karena itu, job fit belum mengakomodir pengisian jabatan eselon II yang lowong. Pasalnya, tak ada promosi jabatan dalam penilaian tersebut.

Padahal, legislator DPRD Makassar, Aswar ST mendukung langkah Pemkot Makassar untuk segera mengisi kekosongan jabatan eselon II.

Menurut politikus PKS ini, pengisian jabatan lowong sebagai langkah penting dalam menghadapi kebijakan baru pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Pengisian jabatan kosong sangat urgent dilakukan segera oleh Pemerintah Kota Makassar,” tandasnya.

Pengisian jabatan kasong penting guna memaksimalkan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Diketahui, ada sembilan posisi eselon II yang tengah lowong di lingkup Pemkot Makassar. Posisi tersebut pimpinan yang lowong ada di Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Penataan Ruang, Dinas Pendidikan (Disdik).

Kemudian, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk-KB) Makassar hingga Sekretaris DPRD Makassar. (**)