GOWA, UJUNGJARI.COM — Pandemi corona virus disease (covid-19) bukan hal sepele. Kasus positif di Gowa makin hari kian meningkat. Berdasar data Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Gowa Kamis (2/7/2020) pukul 20.00 Wita, kini sudah mencapai angka 530 pasien positif.
Dengan meningkatnya kondisi terpapar covid-19 ini membuat Pemerintah Kabupaten Gowa kekeh melakukan upaya pemutusan rantai penyebaran corona yang sudah menguasai beberapa kecamatan dari 19 kecamatan di Gowa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan pun menggagas gerakan satu juta masker yang akan dibagi atau disebar kepada masyarakat secara gratis pada 8 Juli 2020, pekan depan.

Untuk suksesnya gerakan satu juga masker ini, Bupati Adnan pun melakukan rapat koordinasi dengan para Forkopimda melalui video conference di Peace Room A’Kio kantor Pemkab Gowa, Kamis (2/7/2020).
Rakor persiapan pembagian masker sekaligus penyambutan kunjungan Mendagri Tito Karnavian tersebut juga dihadiri secara virtual oleh para pejabat Pemkab dan para camat se Gowa. Rakor ini untuk mematangkan gerakan satu juta masker dalam rangka memutuskan mata rantai penularan covid-19 di daerah ini.
Menurut Adnan, gerakan satu juta masker ini, penyebaran pembagiannya bukan hanya di Gowa, tapi juga akan menyasar Kabupaten Takalar dan Kota Makassar.
” Mengapa kita sebarkan di Takalar dan Makassar juga, karena di dua tempat ini menjadi salah satu episentrum pemutusan mata rantai covid-19,” ujar Bupati Gowa.
Launching gerakan satu juta masker ini diagendakan Rabu 8 Juli mendatang. Bupati Gowa pun telah menyiapkan Perbup penggunaan masker, yang nanti akan disusul dengan Perda penggunaan masker dan protokol kesehatan.
” Semakin disiplin masyarakat gunakan masker, semakin cepat menekan penularan covid-19,” tandasnya.
Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola memberikan dukungan penuh gagasan gerakan satu juta masker ini.
” Gerakan satu juta masker merupakan gerakan yang luar biasa, dan kami tentu saja memberikan dukungan penuh,” ujar Boy Samola.
Kepala Kejaksaan Negeri Gowa Yeni Andriani, juga menyatakan salut. Namun Yeni Andriani menegaskan agar jangan ada yang memanfaatkan kegiatan ini.
“Jangan ada yang melakukan paksaan, sehingga menjadi beban bagi masyarakat,” tandas YenI Andriani.
Dalam rakor virtual ini, Ketua DPRD Gowa Rafiuddin Raping juga mengapresiasi gerakan satu juta masker ini.
” Semoga masyarakat kita semakin sadar dan waspada terhadap penyebaran covid-19. Hanya dengan kita disiplin memakai masker maka kita telah berusaha menyelamatkan diri kita dan diri orang lain,” jelas Rafiuddin Raping.
Sementara sesuai data dari Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Gowa Arifuddin Saeni, hingga Kamis siang tadi sudah terkumpul 250 ribu masker sumbangsih berbagai pihak baik itu lembaga pemerintah, lembaga vertikal, organisasi, Polri, TNI hingga media massa dan media online.-

