ikut bergabung

Perayaan Hari Jadi Kabupaten Maros ke-61 Tahun Digelar Sesuai Protokol Kesehatan

Sulsel

Perayaan Hari Jadi Kabupaten Maros ke-61 Tahun Digelar Sesuai Protokol Kesehatan

MAROS, UJUNGJARI–Hari jadi kabupaten Maros ke 61 tahun dengan Semangat Hari Lahir ke 61 Kabupaten Maros, Bersama Kita Wujudkan Maros Sejahtera 2021 digelar di Gedung Serba Guna, Maros, Sabtu (4/7/2020).

Acara jari jadi dikemas dengan sangat sederhana dan tidak seperti acara perayaan besar-besaran yang setiap tahun digelar. Hanya acara syukuran dengan membatasi undangan dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Tamu yang diundang juga sangat terbatas. Padahal kapasitas Gedung Serbaguna Maros, bisa menampung ribuan orang. Akan tetapi panitia mengatur meja dan kursi sesuai dengan protokol kesehatan hingga terlihat susasana sangat sederhana.

Setiap tamu yang ingin memasuki ruangan terlebih dahulu di periksa suhu tubuhnya, lalu diarahkan untuk menggunakan hand sanitizer. Para tamu undangan pun juga dibagikan masker dan face shield.

Di hari jadi tahun ini, sekaligus merupakan momentum genapnya 10 tahun kepemimpinan Bupati Maros Hatta Raham, dan Wakilnya Harmil Mattotorang.

Dalam sambutannya Bupati Maros Hatta Rahman mengatakan, selama dirinya menakhodai kabupaten Maros, pelaksanaan program pembangunan telah berjalan pada jalur yang tepat.

“Pembangunan telah on the track, sesuai dengan perencanaan yang sudah ditetapkan, sehingga keberhasilannya dapat kita nikmati bersama. Meskipun masih terdapat beberapa kekurangan untuk diselesaikan,” ujarnya

Sejak tahun 2012 pemerintah daerah telah melaksanakan penggandaan pengeluaran pemerintah pada komponen belanja modal, yang diarahkan untuk infrastruktur jalan, irigasi, pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan pertanian.

“Kebijakan ini telah menciptakan pertumbuhan ekonomi, yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Pembangunan yang kita laksanakan tidak terlepas dari kapasitas fiskal daerah. Dibutuhkan dukungan pembiayaan yang memadai, baik yang bersumber dari pemerintah pusat, provinis, maupun kabupaten,” lanjutnya

Selain pendapatan yang terus meningkat, belanja daerah sebagai modal pembangunan juga terus meningkat.

Sebab jumlah belanja daerah pada tahun 2010 hanya sebesar Rp 538 Miliar, dan meningkat sebesar Rp 1,5 Triliun pada tahun 2019.

“Demikian halnya dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang pada tahun 2010 hanya Rp41,86 miliar, menjadi 311,28 miliar pada tahun 2019,” bebernya

Selain berbagai kemajuan pembangunan yang telah dicapai selama masa kepemimpinan Hatta Rahaman.

Berbagai prestasi juga mampu diraih oleh kabupaten Maros, baik di tingakt nasional, maupun di tingkat provinsi, dengan jumlah penghargaan yang diterima sekitar 135.

“Beberapa diantaranya itu seperti, opini WTP sebanyak 7 kali, piala Adipura sebanyak 6 kali, penghargaan SAKIP dari Kemenpan-RB, penghargaan tertinggi kabupaten sehat Swasti Saba Wistara, penghargaan IGA kategori Tata Kelolah Pemerontah, penghargaan IMP bidang pelayanan jasa perkotaan dengan predikat sangat baik,” katanya

Ia pun menyampaikan bahwa di hari jadi kabupaten Maros yang ke 61 tahun ini, bermakna instrospektif diri.

“Kita jadikan hal ini sebagai sarana introspeksi terhadapan capaian pembangunan tahun sebelumnya. Karena kita akan terus berupaya mendesain atau merancang sebuah harapan masa depan berlandaskan realita dan dinamika kekinian,” ucapnya

Hatta Rahman pun mengucapkan rasa terimakasihnya kepada para bupati Maros terdahulu, atas jasa dan pengabdiannya.

Sementara itu Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah berharap, agar pilkada di Maros nantinya berjalan aman, dan Bupati yang terpilih selanjutnya bisa melanjutkan apa yang ditinggalkan pemerintahan sebelumnya.

“Semoga lahir pemimpin yang tidak membangun pondasi baru, tapi meneruskan pondasi yang ditinggalkan pendahulunya,” harapnya.(Ari)

Komentar Anda

Channel
Comments

Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top