GOWA, UJUNGJARI.COM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa dalam waktu dekat akan memulai tahapan Pilkada dengan melaksanakan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di Kabupaten Gowa.
Sebanyak 1.430 TPS (tempat pemungutan suara) akan dicoklit dan pencoklitan pun dilakukan para petugas penyelenggara dengan menggunakan APD (alat pelindung diri) seperti masker, face shield, kaos tangan dan menggunakan atribut petugas coklit resmi KPU.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
” Coklit ini serentak dilakukan seluruh KPU penyelenggara Pilkada di Sulsel termasuk Kabupaten Gowa pada 15 Juli dan berakhir 13 Agustus 2020 mendatang,” kata Ketua KPU Gowa Muhtar Muis, Minggu (12/7/2020).
Dikatakan Muhtar, dalam pelaksanakan coklit ini para Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) akan langsung menemui warga secara door to door dengan berpakaian lengkap sesuai protokol kesehatan.
” Jangan kaget dan tolong masyarakat menerima petugas coklit kami. Kami minta jangan kaget dan meminta jangan menolak petugas kami sebab petugas coklit kami akan menggunakan APD lengkap kecuali bauu hazmat. Kenapa petugas coklit dilengkapi APD, sebab saat ini masih pandemi covid-19 kita tidak boleh lengah,” jelas Ketua KPU Gowa di kantornya.
Muhtar pun mengingatkan masyarakat agar dapat berpartisipasi membantu jalannya pelaksanaan coklit agar pemutakhiran dan pencocokan data pemilih ini bisa berjalan lancar.
Ditanya kenapa jumlah TPS yang akan dicoklit menjadi 1.430 unit sementara sebelumnya hanya 1.232 TPS saja, Muhtar mengatakan, bertambahnya TPS ini sebab adanya pandemi covid-19.
” Adanya penambahan jumlah TPS ini karena ada pengurangan pemilih dari maksimal 800 orang menjadi maksimal 500 orang saja. Karena itu jumlah KPPS juga otomatis bertambah mengikuti jumlah TPS. Petugas KPPS per TPS sebanyak tujuh orang ditambah dua personil pengamanan TPS,” jelasnya.-

