BULUKUMBA, UJUNGJARI.COM — Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19, aktivitas belajar mengajar di sekolah di Kabupaten Bulukumba pun ditiadakan dan diganti dengan belajar dari rumah menggunakan pola online.
Sayangnya model pembelajaran online ini memunculkan berbagai keluhan di masyarakat terutama masalah jaringan internet yang tidak sepenuhnya bisa dijangkau di wilayah tempat tinggal orangtua murid.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Demi membantu murid agar lancar belajar tanpa harus tatap muka akhirnya Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodim 1411 Bulukumba mengambil peran membantu proses belajar mengajar di wilayah binaan terutama kepada siswa dan murid yang tidak memiliki alat komunikasi yang menjadi syarat utama proses belajar mengajar dalam jaringan.
Seperti dilakukan Babinsa Koramil 1411-02 Tanete Serka Amrullah, Ia membantu proses belajar mengajar siswa MAN 1 Tanete di wilayah binaannya dengan metode belajar secara online yang didampingi Baharuddin (guru MAN 1 Tanete).
Sebanyak 16 orang siswa yang ikut dalam pembelajaran online di Koramil 1411-02 Tanete, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Rabu (12/8/2020).
Dikatakan Serka Amrullah, proses belajar mengajar dalam jaringan yang dilakukan saat ini masih sebatas mengirimkan tugas melalui WhatsApp (WA) kemudian hasil pengerjaan tugas para siswa kembali dikirim dalam bentuk foto dokumentasi kepada gurunya masing-masing.
Dandim 1411 Bulukumba Letkol Arm Joko Triyanto, mengapresiasi apa yang dilakukan personilnya tersebut.
“ Seperti itulah sejatinya tugas Babinsa, selaku aparat kewilayahan tentunya harus jeli melihat kondisi masyarakat di wilayah binaan, bantu atasi kesulitan yang dialami masyarakat di wilayah,” kata dandim.
Dandim juga menekankan kepada para Babinsa jajaran Kodim 1411 Bulukumba, agar melakukan hal tersebut untuk membantu warganya terutama anak-anak yang membutuhkan pendampingan dalam proses belajar mengajar.
Letkol Arm Joko Triyanto pun mengingatkan para Babinsa agar dalam pelaksanaan belajar online itu tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk memutus penularan covid-19, baik untuk diri Babinsa maupun kepada para siswa yang dihadapi.-

